Berita NTT
Jelang Musda Partai Demokrat NTT: Jefri-Leo Lelo Kantongi Tiga Dukungan Ganda
DUA Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Jefri Riwu Kore dan Leonardus Lelo sama-sama mendulang dukungan
POS-KUPANG.COM- DUA Calon Ketua Dewan Pimpina Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi NTT, Jefri Riwu Kore dan Leonardus Lelo sama-sama mendulang dukungan dari 12 DPC Partai Demokrat. Tiga DPC Partai Demokrat di antaranya memberi dukungan ganda.
Ketiga DPC dimaksud, yaitu DPC Partai Demokrat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dan DPC Partai Demkorat Kabupaten Sumba Barat.
Hal ini diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang yang juga loyalis Jefri Riwu Kore, Winston Neil Rondo dalam acara Jurnal Politik yang diselenggarakan Pos Kupang, Rabu 22 September 2021.
Kegiatan bertajuk Adu Kuat Di Musda Partai Demokrat NTT itu juga dihadiri Calon Ketua DPD Partai Demokrat NTT Leonardus Lelo. Acara dipandu wartawan Pos Kupang Alfons Nedabang.
Baca juga: Ini Dia Kader Partai Demokrat NTT Pertama yang Banting Stir Memilih Ikut Kepengurusan Moeldoko
Winston menegaskan, DPC Partai Demokrat Kabupaten Kupang mendukung Jefri Riwo Kore dan Ferdinandus Leu sebagai Calon Ketua dan Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT periode kedua.
"Kami bersama dengan 12 Ketua DPC yang lain bahkan kalau melirik ke belakang kami sudah memasukkan 13 dukungan. Kita ada dalam satu rumah besar Demokrat. Suka tidak suka tiap lima tahun pasti ada Musda, ada Muscab. Berbeda pilihan itu biasa tapi kita tetap bersaudara," kata Winston.
Mangan anggota DPRD Provinsi NTT ini menyebut DPC Partai Demokrat yang mendukung Jefri Riwu Kore.
Selain Kabupaten Kupang, turut mendukung adalah Kota Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sabu Raijua, Rote Ndao, Alor, Sumba Barat Daya (SBD) dan Sumba Barat).
"Ada tiga DPC yang memberi dukungan ganda, yaitu TTU, Sumba Barat Daya dan Sumba Barat," sebutnya.
Ia mengatakan, keabsahan dukungan diputuskan DPP setelah melakukan verivikasi berkas dukungan calon.
Baca juga: Partai Demokrat NTT Pastikan Tak Ada Kader yang ke KLB Deli Serdang
"Biarkan mekanisme partai yang menyelesaikan sebab kalau diserahkan pada proses pertarungan, politik transaksinya akan jadi sangat kejam bahkan isu-isu seperti identitas, suku, agama dan lain-lain pasti masuk seperti biasanya dalam politik elektoral kita," katanya.
Mengenai alasan mendukung Jefri Riwu Kore, Winson mengatakan, kepemimpinannya sudah terbukti.
"Saya kira kepemimpinan Jeriko ini memberi harapan memberi inspirasi baru buat kita. Memang kalau kita periksa track record 5 tahun ada kekurangan tetapi bagaimana menalayani sebuah partai yang tumbuh yang kuat itu menurut saya terbukti," kata Winston.
"Pemilu legislatif memang ada penurunan (jumlah kursi) tapi tren daerah ini hampir sama dengan pusat. Di pusat kalau politik identitas nasionalis harus Islam dan macam-macam dari 10-19 persen di tahun 2014 turun menjadi 7 persen. Ternyata itu juga dialami di kabupaten/kota dan di provinsi. Pilkada-pilkada kita memenuhi target, 30 persen target nasional kita penuhi baik Pilkada 2017, 2018 maupun 2020," paparnya.
Faktor berikut, kata Winston, partai memprioritaskan 70 persen caleg namun ternyata kontribusinya tidak signifikan.