Breaking News:

Laut China Selatan

Drone Terbaru China Berenang Seperti Ikan Pari, Bisa Jadi Intelijen dan Pengumpul Data Rahasia

Awal bulan ini (September 2021), para peneliti China menguji drone bawah laut baru yang berbentuk seperti ikan pari (pari manta)di Laut China Selatan.

Editor: Agustinus Sape
XINHUA
Para peneliti berpose dengan drone NWPU di Laut China Selatan, 2021. 

Drone Terbaru China Terlihat dan Berenang Seperti Ikan Pari, Bisa Jadi Intelijen dan Pengumpul Data Rahasia

POS-KUPANG.COM - Awal bulan ini (September 2021), para peneliti China menguji drone bawah laut baru yang berbentuk seperti ikan pari (pari manta), yang tampaknya merupakan tes air terbuka pertama di Laut China Selatan.

Menggunakan jenis desain yang terinspirasi dari bio, drone—dibuat oleh universitas yang memiliki ikatan kuat dengan militer China—menggunakan bentuk pari manta untuk membantunya meluncur dengan efisien di air.

Meskipun China belum mengaitkan drone selam dalam dengan aplikasi pertahanan, ia memiliki nilai yang jelas sebagai kendaraan udara yang dapat mengumpulkan informasi secara diam-diam sambil berbaur dengan satwa liar setempat.

Xinhua, surat kabar resmi Partai Komunis China, pertama kali melaporkan tes drone pada 6 September 2021.

Sebuah video yang menyertainya menunjukkan kendaraan bawah laut tak berawak (UUV) kuning cerah diturunkan ke air di sekitar Kepulauan Xisha.

Baca juga: Vietnam Protes Misi Pesawat Y-20 Milik China di Pulau Spratly Laut China Selatan

Selain China, Taiwan dan Vietnam telah mempertaruhkan klaim atas pulau-pulau tersebut, yang juga dikenal sebagai Kepulauan Paracel.

UUV yang tidak disebutkan namanya dimodelkan pada "bentuk dan gerakan" dari sinar selimut, dan dapat "mengepakkan sayapnya dan meluncur di bawah air" seperti sinar nyata, menurut Xinhua.

Drone milik China yang mirip ikan pari manta sedang diturunkan dari sebuah kapal ke dalam laut dalam sebuah kegiatan penelitian di Laut China Selatan.
Drone milik China yang mirip ikan pari manta sedang diturunkan dari sebuah kapal ke dalam laut dalam sebuah kegiatan penelitian di Laut China Selatan. (XINHUA)

Drone ini menjelaskan bahwa pari adalah "perenang paling efisien" di lautan, dan dikenal karena "efisiensi propulsi tinggi, mobilitas dan stabilitas tinggi, kebisingan rendah, dan kapasitas beban besar."

(Fakta terakhir ini mungkin merupakan kesalahan terjemahan dan sebenarnya merujuk pada drone itu sendiri). Drone ini memiliki berat 1.036 pon dan dapat menyelam hingga kedalaman 3.362 kaki.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved