Berita Lembata
Bupati Thomas Ola Langoday Pastikan Adanya Penataan Birokrasi di Lingkup Pemkab Lembata
Menurut dia proses pembangunan tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Saat pelantikan Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, Kamis (16/9/2021), Amppera Kupang mendatangi Gedung Aula El Tari Kupang, untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Bupati Lembata.
Mereka meminta Bupati Lembata untuk melakukan reformasi birokrasi, dan memberhentikan Kepala Dinas bermasalah yang masih menduduki jabatan di Pemkab Lembata.
Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Lembata Thomas Ola Langoday mengatakan sepakat dengan tuntutan Amppera Kupang.
“Saya kira apa yang mereka sampaikan masih dalam koridor. Dan tuntutan mereka kita harus menata birokrasi memang harus kita tata”, ungkap Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dalam syukuran bersama masyarakat Lembata di bekas rujab Bupati Lembata, Kota Baru Lewoleba, Jumat 17 September 2021.
Baca juga: Mahasiswa API Reinha Rosari Kupang dan OMK Stasi Dirikan Pojok Baca di Pantai Baobolak Lembata
Ia mengatakan, semua tuntutan Amppera Kupang diterima, tetapi harus diletakkan pada regulasi yang berlaku.
Dijelaskan, sementara beberapa tuntutan yang lain yang salah satunya persoalan BBM di Kabupaten Lembata, Ia mengatakan pemerintah sedang membenahinya.
“Kita sedang berusaha mengurai kemacetan BBM yang kita sedang alami, dan menata kota kita sedang menuju ke sana," ujar mantan Wakil Bupati Lembata ini.
Menurut dia proses pembangunan tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.
Baca juga: Thomas Ola Keluarkan 70 Persen Masyarakat dari Ketertinggalan, Simak Optimisme Bupati Lembata
“Kita memiliki keterbatasan sumber daya manusia, sumber daya yang lain. Maka berikan kami waktu untuk menata ini menjadi lebih baik”, pungkas Bupati Lembata Thomas Ola.(*)