Senin, 4 Mei 2026

Berita NTT

Peserta Harus Tembus Passing Grade, Seleksi Kompetensi Guru PPPK

Selain mematuhi protokol kesehatan Covid-19, sebelum memasuki ruang ujian, peserta wajib swab Antigen

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
instagram @bkngoidoofficial
Seleksi PPPK 2021 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak ( PPPK) Guru tahun 2021 memasuki tahap Seleksi Kompetensi I, mulai dilaksanakan Senin 13 September 2021. Selain mematuhi protokol kesehatan Covid-19, sebelum memasuki ruang ujian, peserta wajib swab Antigen.

Pemerintah Kabupaten Malaka mendapat formasi 268 PPPK tenaga guru. Sedangkan PPPK Non-Guru 96 formasi, terdiri dari 49 tenaga kesehatan dan 47 tenaga teknis lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Malaka Veronika Florida Fahik menjelaskan, formasi itu sesuai pengumuman yang ditandatangani Bupati Malaka Simon Nahak dengan nomor: BKPSDM.820/355/V/2021 tanggal 17 Mei 2021 tentang Formasi Calon Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2021.

Pada hari pertama Seleksi Kompetensi I, Bupati Malaka Simon Nahak memantau di tiga lokasi, yakni SMA Swasta Sinar Pancasila Betun, SMA Negeri Harekakae dan SMA Negeri Bolan. Bupati Simon juga melihat server, jaringan internet dan listrik agar tetap terkendali sehingga tidak menggangu proses ujian.

Baca juga: Korwas SMA/SMK dan SLB Kabupaten TTU Pantau Ujian PPPK

"Kunjungan ini sebagai tanggung jawab saya. Saya harus keliling melihat mereka secara langsung kegiatan ujian PPPK ini. Jadi tidak main-main kegiatan ujian PPPK, ini perlu kesiapan panitia yang harus matang," tandas Bupati Simon usai memantau di SMAN Bolan, Senin (13/9).

Menurut Bupati Simon, seleksi PPPK langsung ditangani kepala sekolah, dikoordinir Kepala Dinas Pendidikan Malaka. Ia berharap agar peserta ujian harus disiplin mengikuti protokol kesehatan serta tertib.

Bupati Simon mengatakan, peserta harus serius mengerjakan soal. Karena ujian berbasis online sehingga Bupati Simon berpesan harus teliti dan tepat waktu.

Dikatakannya bahwa internet dan listrik sudah tersistem. Artinya telah disiapkan dan antisipasi dari panitia. Apabila ada kendala atau gangguan tentu langsung ditangani panitia.

Kepala Dinas Pendidikan Malaka Yohanes Klau mengatakan pada hari pertama ujian, tidak ada peserta yang terkonfirmasi Covid-19, berdasarkan hasil Swab Antigen.

Baca juga: Bupati Manggarai Pantau Pelaksanakan Seleksi Guru PPPK

"Jika ada peserta terkonfirmasi positif Covid-19, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan ikut ujian. Kita akan laporkan ke Panselnas untuk menyiapkan jadwal susulan, diperkirakan akan ikut ujian 15 hari kemudian usai menjalani karantina," jelas Yohanes.

Di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sebanyak 1.443 peserta PPPK mengikuti Seleksi Kompetensi I. Sebagian besar guru mengikuti ujian yang akan berlangsung hingga tanggal 17 September.

Istri Bupati TTU, Dra Elvira BM Ogom selaku Koordinator Pengawas SMA/SMK dan SLB memantau pelaksanaan ujian pada beberapa SMA di Kota Kefamenanu, Senin (13/9).

Elvira menjelaskan, ujian hari pertama berjalan aman dan lancar. Ujian kompetensi berlangsung di tiga sekolah, yaitu SMA Negeri I Kefamenanu, SMK Negeri I Kefamenanu dan SMA Fides.

Di SMA Negeri I Kefamenanu sebanyak 30 unit komputer yang disediakan bagi para peserta ujian.

"Dari 30 peserta tadi hanya 27 orang yang mengikuti ujian. Tiga orang tidak hadir. Satu orang peserta tidak memberikan informasi yang jelas terkait ketidakhadirannya, sedangkan dua orang tadi satu orangnya sakit dan satu orang lainnya terlambat dan belum rapid. Karena belum ikut rapid makanya kami masih berikan kesempatan dia untuk ikut ujian susulan," jelas Elvira.

Menurut Elvira, hasil ujian langsung diketahui peserta sesaat setelah selesai mengerjakan soal. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk lebih banyak belajar agar dapat menguasai bidang yang diujikan. Elvira mengungkapkan, banyak peserta yang belum mencapai standar nilai yang ditentukan.

Bupati Manggarai Herybertus GL Nabit juga memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK, Senin (13/9). Bupati Hery terlebih dahulu memantau Swab Antigen peserta yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai.

Selanjutnya, Bupati Hery didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Manggarai Fransiskus Gero dan Plt BKPSDMD Manggarai Yakobus Jehamat memantau ujian di SMA Negeri 1 Langke Rembong. Ia menyemangati peserta, termasuk mengingatkan agar fokus mengerjakan soal.

Bupati Hery juga menanyakan terkait listrik, signal internet, perangkat keras dan sarana prasarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan. Selanjutnya, Bupati Hery bersama rombongan menuju SMK Karya Ruteng.

Bupati Hery menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah membuka seleksi PPPK bagi guru. Sebab tenaga PPPK menjadi kebutuhan bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah. "Listrik dan jaringan internet untuk sementara berfungsi dengan baik. Begitu juga perangkat keras juga berjalan dengan baik, meskipun ada kendala tapi bisa diatasinya," katanya.

Ia mengimbau peserta untuk mengerjakan soal dengan baik agar bisa lulus.
"Memang ada kesempatan mungkin terulang di tahun depan, tapi siapa tahu kesempatan ini tidak lagi terjadi di kesempatan tahun yang akan datang. Harapan kita semua peserta bisa mengerjakannya semuanya dengan baik," ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero, menjelaskan sebanyak 1.625 guru honorer mengikuti Seleksi Uji Kompetensi I PPPK.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur Basilius Teto menjelaskan, seleksi PPPK berlangsung tiga tahap. Untuk tahap pertama akan berlangsung selama 14-16 September 2021. Kemudian untuk tahap kedua dan ketiga akan disesuaikan jadwalnya.

Basilius menyebut total peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi I sebanyak 2.921 orang. Pihaknya menyiapkan delapan lokasi ujian, yaitu SMA Negeri 1 Borong, SMA Negeri 3 Borong, SMA Semenari Pius XII Kisol, SMP Negeri 1 Borong, SMAK Pancasila Borong, SMP St Stanislaus Borong, SMK Negeri 1 Borong dan SMA Negeri 2 Borong. (yon/cr5/rob)

Nilai Ambang Batas

# Peserta PPPK Guru:
* Guru TK
- Guru Kelas: 260

* Guru SD
- Agama Budha: 325
- Agama Hindu: 325
- Agama Islam: 325
- Agama Katolik: 325
- Agama Kristen: 325
- Guru Kelas: 320
- Penjasorkes: 275

* Guru SMP
- Agama Budha: 325
- Agama Hindu: 325
- Agama Islam: 325
- Agama Katolik: 325
- Agama Kristen: 325
- Bahasa Indonesia: 265
- Bahasa Inggris: 270
- Bimbingan Konseling: 270
- IPA: 270 IPS: 305
- Matematika: 205
- Penjasorkes: 280
- PPKN: 330
- Prakarya dan Kewirausahaan: 250
- Seni Budaya: 280
- TIK: 235

* Guru SLB
- Agama Budha: 325
- Agama Islam: 325
- Agama Katolik: 325
- Agama Kristen: 325
- Pendidikan Khusus: 270

* Guru SMA
- Agama Budha: 325
- Agama Hindu: 325
- Agama Islam: 325
- Agama Katolik: 325
- Agama Kristen: 325
- Antropologi: 200
- Bahasa Arab: 275
- Bahasa Indonesia: 310
- Bahasa Inggris: 285
- Bahasa Jepang: 225
- Bahasa Jerman: 270
- Bahasa Mandarin: 290
- Bahasa Perancis: 240
- Bimbingan Konseling: 285
- Biologi: 295
- Ekonomi: 275
- Fisika: 250
- Geografi: 250
- Kimia: 290
- Matematika: 290
- Penjasorkes: 270
- PPKN: 320
- Prakarya dan Kewirausahaan: 260
- Sejarah: 300
- Seni Budaya: 265
- Sosiologi: 260
- TIK: 250.

#Peserta PPPK Non-Guru
* Nilai Ambang Batas Sebesar 203:
- Ahli Pertama: Penyuluh Keluarga Berencana
- Terampil: Penyuluh Keluarga Berencana
- Ahli Pertama: Pengawas Koperasi
- Pemula: Asisten Pelatih Olahraga
- Terampil: Asisten Pelatih Olahraga
- Terampil: Teknik Jalan dan Jembatan
- Terampil: Teknik Pengairan
- Terampil: Teknik Penyehatan Lingkungan
- Terampil: Teknik Tata Bangunan dan Perumahan
- Pemula: Penguji Kendaraan Bermotor
- Terampil: Penguji kendaraan Bermotor

* Nilai Ambang Batas Sebesar 225:
- Ahli Pertama: Teknik Jalan dan Jembatan
- Ahli Pertama: Teknik Pengairan Ahli
- Pertama: Teknik Tata Bangunan dan Perumahan
- Terampil: Surveyor Pemetaan
- Terampil: Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan
- Ahli Pertama: Pustakawan
- Terampil: Pustakawan Ahli
- Pertama: Penyuluh Kehutanan
- Pemula: Penyuluh Kehutanan
- Terampil: Penyuluh Kehutanan
- Ahli Pertama: Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan
- Ahli Pertama: Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir
- Ahli Pertama: Pengelola Produksi Perikanan Tangkap
- Ahli Pertama: Pengendali Hama dan Penyakit Ikan
- Ahli Pertama: Penyuluh Perikanan
- Pemula: Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap
- Ahli Muda: Dokter

* Nilai Ambang Batas Sebesar 248:
- Ahli Pertama: Pelatih Olahraga
- Ahli Pertama: Surveyor Pemetaan
- Ahli Pertama: Administrator Database Kependudukan
- Ahli Pertama: Analis Pasar Hasil Perikanan
- Ahli Pertama: Pengawas Perikanan
- Ahli Pertama: Pengelola Kesehatan Ikan

* Nilai Ambang Batas Sebesar 293:
- Ahli Pertama: Pembina Jasa Konstruksi

Sumber: KOMPAS.com

Baca Berita NTT Lainnya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved