Berita Nasional
Pria Blitar yang Bentangkan Poster Diringkus Polisi, Netizen Bandingkan Jokowi dengan Era SBY
Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon vokal menentang aksi polisi tersebut sampai ia mengunggah berita penangkapan tersebut di akun instagram
Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
Menurut dia, aksi yang dilakukan oleh warga itu cukup diberikan pengertian agar yang bersangkutan tak anarkis selama kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Mengutip Tribunnews.com, penangkapan tersebut bermula ketika pria itu tiba-tiba membentangkan spanduk saat mobil Jokowi meninggalkan area PIPP tersebut.
Pria itu muncul di tengah kerumunan warga, tepat saat Jokowi sedang melambai tangan dari kaca jendela mobilnya.
Dikutip dari Kompas.com, adapun spanduk yang dibawa pria ini bertuliskan "Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar."
Diduga, pria tersebut adalah seorang perternak ayam di Blitar.
Kabagops Polres Blitar Kota Kompol Hari Sutrisno yang juga menyaksikan aksi itu langsung menangkap pria tersebut dan dibawa ke mobil polisi.
Baca juga: Presiden Jokowi Diundang Sampaikan Pesan Ini dalam Konser Akbar yang Dihadiri BTS
Aksi pria yang diduga peternak ayam ini tak sengaja terekam oleh seorang penarik becak, Bambang Suyanto.
"Saya tidak tahu persis bagaimana awalnya orang itu bawa poster, tapi terkema di kamera saya," ujar dia, Senin (7/9/2021).
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberi keterangan soal insiden ini.
Pada Kamis 2 September 2021 ketika Presiden Jokowi hendak meninjau Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, anggota intelijen Polda Lampung mengambil poster yang disiapkan warga berisi permintaan agar Rizieq Shihab.
Hal itu ketahuan dari foto lima anggota intelijen Polda Lampung yang sempat viral, yang seolah-olah anggota intelijen itu yang menyampaikan aspirasi tersebut kepada Jokowi.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung , Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, foto itu diambil di Wilayah Bernung, Kabupaten Pesawaran, pada Kamis 2 September 2021.
Lokasi kelima intel itu berada merupakan perlintasan Presiden Jokowi yang hendak menuju Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu.
Namun, Pandra membantah bahwa anggotanya itu sedang melakukan aksi unjuk rasa.
“Namun, narasi dari foto itu sangat tidak benar. Di info yang beredar disebutkan seolah-olah polisi yang melakukan aksi,” kata Pandra Selasa 7 September 2021.