Breaking News:

Berita NTT

Kejati NTT Selamatkan Rp 11 M Korupsi Bank NTT Cabang Surabaya

Kejaksaan Tinggi NTT ( Kejati NTT) mengembalikan uang Rp 11 miliar lebih beserta sejumlah aset kepada Bank NTT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
POS-KUPANG.COM/RAY REBON Kajati NTT, Dr. Yulianto (tengah) bersama tim dan Direktur Bank NTT saat memegang uang sitaan. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Kejaksaan Tinggi NTT ( Kejati NTT) mengembalikan uang Rp 11 miliar lebih beserta sejumlah aset kepada Bank NTT. Sebelumnya, jaksa penyidik menyita Rp 11.651.945.000 dan aset berupa tanah, rumah dan mobil selama penanganan kasus korupsi Bank NTT Cabang Surabaya.

"Saya telah sampaikan bahwa terkait kasus perkara korupsi Bank NTT Cabang Surabaya ini kerugian negara mencapai Rp 128 miliar lebih. Namun kami telah berhasil menyita uang berjumlah Rp 11.651.945.000," sebut Kepala Kejati NTT, Dr Yulianto di Kupang, Selasa 7 September 2021.

"Penanganan perkara korupsi bukan terletak pada jumlah tersangkanya, tetapi seberapa besar anda mengembalikan keuangan negara," tambahnya.

Menurut Yulianto, pengungkapan kasus korupsi pada Bank NTT Cabang Surabaya baru tahap awal. Setelah ini pihaknya akan membentuk tim untuk meninjaklanjuti penyitaan terkait kasus ini.

Baca juga: PT Kupang Resmi Putuskan 7 Terdakwa Kasus Korupsi Bank NTT Cabang Surabaya, ini isi Putusannya

Ia menjelaskan, tujuan dibentuknya tim karena dalam kasus ini, banyak sekali aset-aset yang disita. Setelah menyita, uang serta aset dititipkan pada Bank Mandiri.

Yulianto mengatakan, dalam waktu dekat semua barang sitaan dikembalikan kepada Bank NTT. Menurutnya, pihak yang dirugikan adalah negara atau Bank NTT selaku pemegang aset.

Ia menambahkan, aset-aset yang berhasil disita, baik berupa aset bergerak maupun tidak, bisa dikelola Bank NTT. Aset-aset disita dari sejumlah tersangka yang saat ini menjalani masa hukuman.

Pada kesempatan itu, Yulianto mengapresiasi Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho karena berkinerja sangat baik. Ia mengingatkan bahwa harus objektif dalam pekerjaannya serta bekerja sesuai jalur atau aturan.

Baca juga: Saksi Kunci Kasus Korupsi Bank NTT Cabang Surabaya Masih Buron, Abdul Hakim: Kita Buru Terus!

Walaupun memuji kinerja Direktur Utama Bank NTT, Yulianto memastikan apabila terdapat penyimpangan atau korupsi, maka pihaknya tidak segan untuk menindak tegas. Kejati NTT bekerja keras untuk membantu masyarakat NTT. (cr6)

Baca Berita NTT Lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved