Berita Sikka

Disparbud Sikka Dorong Desa Dikunjungi Wisatawan, Ini Langkah Sang Kadis

Disparbud Kabupaten Sikka terus menerus mendorong agar di daerah ini desa-desa bisa dikunjungi wisatawan lokal

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
FOTO DINAS KOMINFO SIKKA/POS-KUPANG.COM
PELATIHAN-Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sikka saat pembukaan pelatiahn desa wisata di Hotel Lokaria Indah Maumere. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud) Kabupaten Sikka terus menerus mendorong agar di daerah ini desa-desa bisa dikunjungi wisatawan lokal, domestik dan mancanegara.

Di mana desa-desa bisa mengembangkan obyek wisata yang ada di desa agar menarik dan bisa dikunjungi sehingga bisa ada peningkatan ekonomi.

Saat ini, langkah dinas guna menyiapkan desa wisata dengan menggelar kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata kepada masyarakat yang desanya memiliki obyek wisata.

Desa wisata merupakan suatu bentuk integritas antara atraksi, akomodasi dan fsilitias pendukung yang disajikan dalam suatu sturktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.

Baca juga: Guru di Kabupaten Sikka Gelar Aksi Demo, Ini Tuntutannya

George Richard Valentino dalam laporan laporan pelatihan desa wisata yang diperoleh wartawan di Maumere, Rabu, 8 September 2021 siang mengatakan, pengembangan desa wisata sebagi suatu proses yang menekankan cara untuk mengembangkan atau memajukan desa wisata. Secara spesifik pengembangan desa wista diartikan sebagai usaha usaha untuk meningkatkan fasilitas wisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola desa wisata agar lebih professional dan berkualitas dalam melakukan pengelolaan desa wisata dan memberikan pelayanan kepada wisatawan.Sasaran yang dicapai dari pelatihan tersebut agar peserta mengetahui dan memahami pengetahuan dasar kepariwisataan, pentingnya sapta pesona dalam mewujudkan masyarakat sadar wista, peserta juga mengetahui dan memahami pengembangan kelembagaan pengelola desa wisata serta pengembangan pengelolaan produk pariwisata di desa wisata," ujarnya.

Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan tata Kelola destinasi pariwisata ini sebanyak 40 orang yang berasa dari enam desa wisata yakni Lewomada, Darat Pantai, Wairterang, Egon, Kojadoi, Kojagete dan Parmaan.

Baca juga: Pria asal Desa Tuabao Kabupaten Sikka Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kondisinya 

Dengan unsur yang dihadirikan setiap desa dua orang antara lain pemerintah desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pengelola Bumdes dan pelaku pariwisata lainnya.

Kadisparbud Sikka, Petrus Poling Wairmahing kepada wartawan di Maumere mengatakan, pariwisata tidak hanya dibangun oleh pemerintah saja, akan tetapi butuh keterlibatan masyarakat dan dunia usaha secara holistik integritas.

Ia mengatakan, pembangunan pariwisata di desa wisata harus melibatkan semua pihak dan banyak komponen, agar desa tersebut ramai dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara.

"Kita pingin desa kita dikunjungi dan dan banyak orang yang berwisata kesana, tentu kita harus bekerja sama dengan semua komponen dan para pihak," ungkapnya.

Maka itu, semua pihak harus melihat dan menganalisa serta mengkaji potensi potensi wisata yang sebenarnya ada di desa itu apa. Komponen lain yang harus kita ajak bekerjasama dan bersinergi seperti ekonomi kreatif, industri ekonomi kreatif dan para guide.

Ia berharap semoga para peserta yang hadir agar mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh sungguh sehingga setelah kegiatan ini para peserta dapat kembali ke desa untuk membangun desanya masing-masing menjadi desa wisata yang maju kearah yang lebih baik.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama 4 hari yakni dari Senin, 6 September sampai 9 September bertempat di Hotel Lokari Indah Maumere.

Untuk tanggal 9 September 2021 kegiatan bertempat di Desa Detusoko Timur, Kabupaten Ende dengan model kegiatan studi banding.(*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved