Berani-Beraninya Negara Ini Ganti Nama Laut China Selatan Jadi Laut Natuna Utara, Apa Respon China?
Siapa tak hafal nama Laut China Selatan? Perairan ini menjadi sorotan dunia internasional karena saling klaim dari beberapa negara. Lantas sekarang?
POS-KUPANG.COM – Siapa tak hafal nama Laut China Selatan? Belakangan ini, nama perairan ini senantiasa menjadi sorotan dunia internasional.
Pasalnya, perairan itu dikalim China sebagai miliknya. Sementara di saat yang sama, beberapa negara lain sekitarnya juga melakukan hal yang sama.
Bahkan dunia internasional pun tak mengakui klaim China atas perairan Laut China Selatan itu.
Beberapa faktor inilah yang belakangan ini menjadikan Laut China Selatan menjadi wilayah yang diperebutkan.
Di tengah suasana yang demikian, China lagi-lagi kembali berulah.
Mulai 1 September 2021 kemarin, China memberlakukan regulasi baru atas Laut China Selatan.
Melalui regulasi terbaru itu, China mewajibkan setiap kapal asing untuk sesegera mungkin melaporkan keberadaannya bila hendak melewati Laut China Selatan.
Baca juga: AL India dan Singapura Latihan Bersama Dekat Laut China Selatan Pasca Aturan Maritim Baru Beijing
Bahkan China juga mewajibkan setiap kapal untuk melaporkan secara detail muatan kapal berikut pelabuhan tujuan kapal tersebut.
Bila kapal tak memiliki kelengkapan yang jelas, maka laporan kepada pemerintah China itu dilakukan setiap selang beberapa jam.
Pada aturan itu juga disebutkan bahwa bila operator kapal tak melakukan apa yang diatur, maka pemerintah China tak segan-segan mengambil tindakan tegas.
Untuk diketahui, Laut China Selatan merupakan laut tepi, bagian dari Samudra Pasifik, yang membentang dari Selat Karimata dan Selat Malaka hingga Selat Taiwan.
Mengutip Wikipedia, laut ini memiliki potensi strategis yang besar karena sepertiga kapal di dunia senantiasa melintasinya.
Laut ini juga memiliki kekayaan makhluk hidup yang mampu menopang kebutuhan pangan jutaan orang di Asia Tenggara sekaligus cadangan minyak dan gas alam yang besar.
Oleh karena itu, tak heran jika China begitu ngotot bahkan senantiasa berusaha untuk memiliki Laut China Selatan.
Baca juga: Kapal Penelitian China Tercanggih Bergerak ke Laut China Selatan di Tengah Ketidakpercayaan Tetangga
Selama ini, China telah mengklaim sebagian besar teritorial itu hingga terjadi konflik panas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pembangunan-sebuah-pulau-di-laut-china-selatan.jpg)