Breaking News:

Berani-Beraninya Negara Ini Ganti Nama Laut China Selatan Jadi Laut Natuna Utara, Apa Respon China?

Siapa tak hafal nama Laut China Selatan? Perairan ini menjadi sorotan dunia internasional karena saling klaim dari beberapa negara. Lantas sekarang?

Editor: Frans Krowin
Grid.id
Tangkapan satelit, aktivitas pembangunan kekuatan tempur oleh pemerintah China di Laut China Selatan. 

Untuk diketahui, Laut China Selatan merupakan laut tepi, bagian dari Samudra Pasifik, yang membentang dari Selat Karimata dan Selat Malaka hingga Selat Taiwan.

Mengutip Wikipedia, laut ini memiliki potensi strategis yang besar karena sepertiga kapal di dunia senantiasa melintasinya.

Laut ini juga memiliki kekayaan makhluk hidup yang mampu menopang kebutuhan pangan jutaan orang di Asia Tenggara sekaligus cadangan minyak dan gas alam yang besar.

Oleh karena itu, tak heran jika China begitu ngotot bahkan senantiasa berusaha untuk memiliki Laut China Selatan.

Baca juga: Kapal Penelitian China Tercanggih Bergerak ke Laut China Selatan di Tengah Ketidakpercayaan Tetangga

Selama ini, China telah mengklaim sebagian besar teritorial itu hingga terjadi konflik panas.

Dilansir dari Sosok.id, Amerika Serikata telah mengirim tiga kapal induknya ke Laut China Selatan dan sejumlah prajurit angkatan lautnya diterjunkan di pintu masuk ke wilayah tersebut.

Setidaknya 65 persen prajurit militer Angkatan Laut AS kini tengah bertugas di Laut China Selatan.

AS menganggap China telah menantang hukum internasional mengenai batas perairan.

Terkait Laut China Selatan itu, Indonesia ternyata juga sudah mengambil langkah lebih jauh dari negara ASEAN lainnya.

Indonesia diketahui negara yang juga bersengketa dengan China dengan dasar kebijakanan aneh dari negara tersebut yang dinamakan "Sembilan Garis Putus-putus".

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved