Lidah Buaya
Anda Perlu Waspada, Jangan Konsumsi Lidah Buaya Bila Idap 6 Penyakit Ini
Dibalik banyaknya manfaat lidah buaya, ternyata lidah buaya tak bolah dikonsumsi dengan dosis yang tinggi bila mengidap beberapa penyakit. Apa saja?
POS-KUPANG.COM - Tanaman lidah buaya sudah dikenal luas bermanfaat untuk kecantikan, baik kecantikan rambut dan kulit juga untuk kesehatan.
Aloe vera ini bisa menyuburkan atau melebatkan rambut jika digunakan secara rutin dengan dipanggang lalu digosokkan di kulit kepala.
Begitu pula untuk kesehatan, beberapa penyakit dipercaya bisa sembuh dengan menggunakan obat herbal ini.
Namun Anda juga perlu waspada karena dibalik ragam manfaat dari lidah buaya, ternyata obat herbal ini juga mempunyai efek samping.
Anda harus tau efek samping dari lidah buaya sehingga tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan di kemudian hari.
Baca juga: Ampuh Obati Diabetes dan Redahkan Asam Lambung, Inilah Segudang Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan
Karena lidah buaya dengan jumlah banyak dan dosis tinggi berbahaya untuk kesehatan
Oleh karena itu jangan mengonsumsi lidah buaya jika Anda memiliki masalah usus, penyakit jantung, wasir, masalah ginjal, diabetes, atau ketidakseimbangan elektrolit.
Manfaat Lidah Buaya didapat dari gel yang ada di daunnya.
Pada zaman dahulu orang menggunakan Lidah Buaya menyembuhkan dan melembutkan kulit.
Lidah buaya juga telah lama menjadi pengobatan tradisional untuk banyak penyakit, termasuk sembelit dan gangguan kulit.
Baca juga: Membuat Sabun Lidah Buaya Sangat Gampang, Merawat Wajah dan Kulit Jadi Halus dan Lembut
Mengutip Very Well Health, lidah buaya untuk kosmetik itu aman digunakan, asalkan tidak pada orang yang diketahui punya alergi.
Gel lidah buaya yang diminum ( melalui mulut ) tampaknya membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol.
Namun jika berlebihan justeru dapat membahayakan kesehatan
Dikutip dari Mayo Clinic, zat lateks dalam lidah buaya tidak aman dalam dosis tinggi. Mengonsumsi 1 gram getah lidah buaya sehari selama beberapa hari dapat menyebabkan gagal ginjal akut dan bisa berakibat fatal.
Lateks lidah buaya juga berpotensi menyebabkan kanker. Efek samping lainnya termasuk kram perut dan diare. Penggunaan oral lateks lidah buaya dan ekstrak daun utuh tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.
Baca juga: Ini 4 Efek Samping Lidah Buaya yang Perlu Diwaspadai, Bisa Bikin Iritasi dan Interaksi Obat
Penelitian tentang manfaat lidah buaya beragam, dengan beberapa bukti menunjukkan hal itu dapat menyebabkan kanker pada hewan laboratorium karena senyawa aloinnya.
Aloin ditemukan di antara daun luar tanaman lidah buaya dan bahan lengket di dalamnya.
Berikut beberapa efek samping lidah buaya.
Lidah buaya, yang memiliki efek pencahar, dapat menyebabkan kram dan diare. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam darah orang yang mengonsumsi lidah buaya selama lebih dari beberapa hari.
Baca juga: Wajib Tahu, Inilah Deretan Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit
2. Iritasi
Jangan mengoleskan lidah buaya topikal pada luka yang dalam atau luka bakar yang parah. Orang yang alergi terhadap bawang putih, bawang merah, dan tulip lebih cenderung alergi terhadap lidah buaya.
3. Bahaya untuk orang dengan beberapa penyakit
Lidah buaya dengan jumlah banyak dan dosis tinggi berbahaya. Jangan mengonsumsi lidah buaya jika Anda memiliki masalah usus, penyakit jantung, wasir, masalah ginjal, diabetes, atau ketidakseimbangan elektrolit.
4. Interaksi obat
Jika Anda mengonsumsi obat apa pun secara teratur, bicarakan dengan dokter Anda sebelum mulai menggunakan suplemen lidah buaya.
Efek samping lidah buaya dapat berinteraksi dengan obat-obatan dan suplemen seperti obat diabetes, obat jantung, pencahar, steroid, dan akar licorice. Mengonsumsi lidah buaya juga dapat menghalangi penyerapan obat-obatan yang diminum pada waktu yang bersamaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/manfaat-lidah-buaya-untuk-atasi-eksim-begini-cara-gunakannya-dan-efek-sampingnya.jpg)