Berita Manggarai Barat
Pembeli BBM Pertalite Antre di SPBU Lembor Kabupaten Manggarai Barat
awalnya mereka utamakan pengisian ke jeriken-jeriken. Tadi kami sampaikan, utamakan mobil dulu karena antrean masih panjang.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Sejumlah pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat 3 September 2021.
Antrean panjang kendaraan bukan hanya kendaraan roda dua, namun kendaraan roda empat
Kendaraan roda empat yang antre tersebut juga membuat sedikit kemacetan di depan SPBU Lembor yang berada di Jalan Trans Flores.
Sejumlah pembeli BBM mengeluhkan pihak SPBU Lembor yang lebih memprioritaskan melayani pembeli yang menggunakan jeriken.
Hal tersebut karena sejumlah jeriken barada di areal SPBU hingga di samping tempat pengisian BBM.
"Ini sudah sering terjadi," keluh seorang sopir mobil.
Baca juga: Petani Asal Manggarai Barat Cabuli Bocah 8 Tahun Terancam 15 Tahun Penjara
Sementara itu, seorang warga lainnya, Itho Umar mengeluh sudah cukup lama mengantre.
Hal tersebut, kata Intho, diduga karena pihak SPBU yang lebih memprioritaskan melayani pembeli yang menggunakan jeriken.
"Sudah dari tadi (antre), awalnya mereka utamakan pengisian ke jeriken-jeriken. Tadi kami sampaikan, utamakan mobil dulu karena antrean masih panjang. Kami berharap teman-teman dari SPBU paham," katanya.
Sementara itu, Pengawas SPBU Lembor, Ermelinda Wida membantah pihak SPBU Lembor lebih melayani jeriken, ketimbang kendaraan bermotor.
Menurutnya, jeriken yang berjejer di SPBU karena tidak dilayani oleh SPBU Lembor.
Baca juga: Petani di Manggarai Barat Cabuli Bocah 8 Tahun Dibekuk Polisi
"Tidak ada, kami tidak pernah, karena mungkin keliatan jeriken ada kumpul di situ.
Kami sudah ulang-ulang, tidak layani jeriken, layani kendaraan. Kami tidak layani jeriken, makanya numpuk di situ, karena kami tidak layani," tegasnya.
Menurutnya, antrean yang terjadi karena pasokan BBM ke SPBU Lembor sebanyak 8 Kilo Liter Pertalite yang terlambat.
"Tanggal 31 yang pertalite terlambat masuk sehingga terjadi antre," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-antrean-kendaraan-di-spbu-lembor.jpg)