Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Pembeli BBM Jenis Pertalite Antre di SPBU Lembor Kabupaten Manggarai Barat

Sejumlah pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Umum ( SPBU) Lembor

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana antrean kendaraan di SPBU Lembor, Kabupaten Mabar, Jumat 3 September 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Sejumlah pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Umum ( SPBU) Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat 3 September 2021.

Antrean panjang kendaraan bukan hanya kendaraan roda dua, namun kendaraan roda empat 

Kendaraan roda empat yang antre tersebut juga membuat sedikit kemacetan di depan SPBU Lembor yang berada di Jalan Trans Flores. 

Sejumlah pembeli BBM mengeluhkan pihak SPBU Lembor yang lebih memprioritaskan melayani pembeli yang menggunakan jeriken.

Baca juga: BPBD NTT Sebut Pencarian Korban di Lokasi Banjir Bandang Ngada Dilanjutkan Besok

Hal tersebut karena sejumlah jeriken barada di areal SPBU hingga di samping tempat pengisian BBM.  "Ini sudah sering terjadi," keluh seorang sopir mobil. 

Sementara itu, seorang warga lainnya, Itho Umar mengeluh sudah cukup lama mengantre.

Hal tersebut, kata Intho, diduga karena pihak SPBU yang lebih memprioritaskan melayani pembeli yang menggunakan jeriken.

"Sudah dari tadi (antre), awalnya mereka utamakan pengisian ke jeriken-jeriken. Tadi kami sampaikan, utamakan mobil dulu karena antrean masih panjang. Kami berharap teman-teman dari SPBU paham," katanya.

Baca juga: Dokter Yovita Mitak Terpilih jadi Ketua Umum Alumni Universitas Brawijaya di NTT 

Sementara itu, Pengawas SPBU Lembor, Ermelinda Wida membantah pihak SPBU Lembor lebih melayani jeriken, ketimbang kendaraan bermotor. 

Menurutnya, jeriken yang berjejer di SPBU karena tidak dilayani oleh SPBU Lembor.  "Tidak ada, kami tidak pernah, karena mungkin keliatan jeriken ada kumpul di situ.  Kami sudah ulang-ulang,  tidak layani jeriken, layani kendaraan. Kami tidak layani jeriken, makanya numpuk di situ, karena kami tidak layani," tegasnya. 

Menurutnya, antrean yang terjadi karena pasokan BBM ke SPBU Lembor  sebanyak 8 Kilo Liter Pertalite yang terlambat.  "Tanggal 31 yang pertalite terlambat masuk sehingga terjadi antre," katanya.  (*)

Baca Berita Manggarai Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved