Breaking News:

Berita NTT

Dokter Yovita Mitak Terpilih jadi Ketua Umum Alumni Universitas Brawijaya di NTT 

Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IAUB)  Malang, Jawa Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam Musyawarah Daerah (Musda)

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Para alumni Universitas Brawijaya foto bersama para kandidat usai Musda I di Kupang, Sabtu 4 September 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM,  KUPANG - Para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IAUB)  Malang, Jawa Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam Musyawarah Daerah (Musda) I secara demokratis telah memilih Ketua Umum terpilih masa bakti 2021-2025.

Adapun  tiga kandidat yang  dipilih anggota alumni baik secara online maupun offline Ketua Umum IAUB  yakni dr. dr. Anike Yovita Mitak meraih 31 suara,  Ir. Arto Anapaku, M.Si meraih 3 suara dan Pieter Daud Samadara, SE,MM meraih 12 suara.

Terhadap kepengurusan baru nanti diharapkan tetap menjaga kekompakan dan kekeluargaan. Dalam Musda I ini tidak  dilihat siapa pemenang dan siapa yang kalah. Jiwa kebersamaan harus tetap dijunjung tinggi dalam upaya menciptakan program konkrit dalam membantu pemda dan masyarakat di NTT.

Ketua Umum (Ketum)  Ikatan Alumni Universitas Brawijaya Pusat,  Prof. Ahmad Erani Yustika saat membuka kegiatan Musda secara Daring, Sabtu 4 September 2021 menyampaikan beberapa catatan dan harapannya.

Baca juga: Tiga Kandidat Siap Bersaing Rebut Kursi Ketua Alumni Universitas Brawijaya di NTT

Dikatakan Prof. Ahmad, dirinya ikut gembira walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19 tetapi bisa saling bersilahturami dengan sesama alumni khususnya di NTT walaupun melalui daring.

Disampaikannya bahwa Musda itu menunjukkan bahwa roda organisasi itu berjalan.  Ada semangat disiplin dalam periode kepengurusan. Ini tentu menjadi salah satu contoh untuk daerah lain. 

"Saya ucapkan terima kasih pada pengurus lama. Tentu ada kegiatan banyak yang sudah dlakukan selama masa kepengurusan. Niat baik selama ini jadi amal sehingga jadi suri tauladan bagi pengurus selanjutnya," kata Ahmad.

Prof. Ahmad menegaskan, walau pandemi belum juga berakhir kegiatan organisasi ini harus tetap meningkat. Harus ada peran nyata dalam membantu pemda dan masyarakat dengan tetap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan.

Baca juga: CEK FAKTA: Benarkah Mahasiswi Universitas Brawijaya Meneliti Bentuk Kaki Wanita? Simak Ini!

"Saya titip pesan sepakati program konkrit sehingga dirasakan anggota dan warga. Tentukan program prioritas, tidak perlu banyak-banyak. Paling penting adalah rajut kebersamaan antar alumni dengan melaksanakan diskusi, seminar, bakti sosial atau bentuk kegiatan lain secara terus menerus," pesan Prof. Ahmad.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved