Breaking News:

Berita Kota Kupang

Jelang Hari Ayam dan Telur Nasional, Pinsar Indonesia Sambangi Pos Kupang

banyaknya kampanye negatif tentang ayam dan telur seperti hormon, kolesterol, bisul dan lain- lain.

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jelang Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) dan World Egg Day pada bulan Oktober mendatang, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia menyambangi Redaksi Pos Kupang dalam rangkaian kegiatannya pada Jumat, 03 September 2021.

Tampak ketua panitia Panitia HATN dan World Egg Day, Ricky Bangsaratoe dan Wakil Ketua Panitia Bambang Suharno, didampingi drh. Melky Angsar dan Edi Juma dari Dinas Peternakan Provinsi NTT diterima oleh Pimpinan Redaksi Pos Kupang, Hasyim Ashari, Manager Promosi, Clara Marly dan Jurnalis Pos Kupang, Apolonia Matilde Dhiu.

Suasana kunjungan cukup hangat karena pembicaraan selalu diselingi dengan canda yang mengundang tawa.

Dalam kesempatan tersebut Ricky mengatakan, tujuan kunjungan ini adalah untuk bekerjasama, dalam hal ini peliputan pada kegiatan puncak Hari Ayam dan Telur Nasional tanggal 14 dan 15 Oktober mendatang.

"Juga untuk World Egg Day yang jatuh pada setiap hari Jumat minggu kedua dibulan Oktober," kata Ricky.

Bambang menjelaskan, latar belakang kegiatan ini diselenggarakan adalah masih minimnya konsumsi Ayam dan Telur di Indonesia.

Baca juga: 38 Rumah Bagi Korban Badai Seroja di Kota Kupang Baru Dirampungkan

"Kita di Indonesia konsumsi Ayam dan Telur masih sangat rendah dibandingkan negara tetangga," kata Bambang.

Lanjut dia, konsumsi telur di Indonesia hanya 150 butir/kap/tahun dan ayam sebanyak 15 kg/kap/tahun.
Jika dibandingkan dengan konsumsi rokok, Indonesia merupakan konsumen rokok terbesar di Asean bahkan dunia dengan jumlah 1.300 batang/orang/tahun (3.5 batang per hari).

Hal ini juga disebabkan banyaknya kampanye negatif tentang ayam dan telur seperti hormon, kolesterol, bisul dan lain- lain.

Menurut Organization for Economics Co-operation and Development (OECD) konsumsi Poultry Meat Kg Per Kapita tahun 2020 Indonesia berada dibawah Malaysia, Vietnam dan Filipina.

Hal ini yang mendorong Pinsar Indonesia melakukan kampanye dan kegiatan - kegiatan jelang Hari Ayam dan Telur Nasional.

Baca juga: Vaksinasi di Kota Kupang Terus Bertambah, Ini Datanya

Alasan Pinsar memilih NTT, dikatakan Bambang, karena saat ini angka stunting di NTT cukup tinggi sehingga dengan adanya kegiatan ini bisa sedikit membantu masyarakat NTT menangani stunting.(*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved