Rabu, 3 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 31 Agustus 2021: Setan

Dalam Lukas 4:31-37, dikisahkan bahwa saat mengajar di rumah ibadat, Yesus dihadapkan dengan seorang yang kerasukan setan. Reaksi dan sikap Yesus?

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Fransiskus Aliandu 

Pada dasarnya, naluri kita manusia  bersifat positif dan baik. Dengan demikian, jika pikiran kita manusia selalu bersifat baik pada awalnya. Maka ketika terbersit pikiran buruk atau jahat, pastilah ia berasal dari setan atau iblis.

Melalui pikiran jahat itulah, dalam kitab Kejadian kita baca, Adam dan Hawa bisa menjadi "terpeleset" melakukan perbuatan pembangkangan atas perintah Tuhan. Akibat dari hal ini adalah terusirnya mereka dari surga dan turun ke dunia ini.

Jika ditelusuri, setiap perbuatan buruk dan jahat manusia selalu didahului oleh bisikan pikiran. Pikiran kemudian mencari pembenaran. Setelah mendapatkan pembenaran, maka berubahlah pikiran jahat tersebut menjadi tindakan.

Pikiran dan bisikan jahat tidak akan bertahan lama dalam diri seseorang jika tidak ada pembenaran. Pembenaran diperlukan agar muncul keyakinan terhadap pikiran tersebut.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 26 Agustus 2021: Setia Berdinamika dalam Kasih

Zaman sekarang juga demikian. Sering ditemui narasi-narasi yang menggunakan agama sebagai dasar argumen yang meyakinkan dalam menggerakkan peristiwa-peristiwa sosial. Nama Tuhan "dibajak" demi membenarkan ucapan dan tindakan.

Argumen strategis selanjutnya yang dilakukan setan adalah mengklaim dirinya sebagai pemberi nasihat.

Kata nasihat sering dipahami orang sebagai ajakan kepada kebaikan dan kebenaran. Pemberi nasihat dengan demikian berarti sosok yang menganjurkan kepada kebenaran dan jalan Tuhan.

Konsekuensinya, banyak orang yang menggunakan kata tersebut dengan tujuan menipu dan merugikan orang lain. Media massa sering memberitakan terjadinya kasus kejahatan yang dilakukan oleh orang yang mengklaim dirinya sebagai pemberi nasihat bahkan tokoh agama.

Media sosial kini berseliweran hoaks. Susah bagi kita untuk membedakan mana berita yang benar dan mana yang tak benar.

Olehnya, kita perlu mengambil waktu untuk bersama Tuhan. Kita harus selalu bermohon agar Roh Tuhan selalu memenuhi kita, menjaga pikiran kita dan memampukan kita untuk  "menjauh" dari pikiran jelek serta memberanikan kita untuk mengambil sikap tegas terhadap bisikan setan.*

Teks Lengkap Bacaan 31 Agustus 2021:

Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab.
Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab. (POS-KUPANG.COM/AGUSTINUS SAPE)

Bacaan I : 1 Tesalonika 5:1-6.9-11

Kristus telah wafat untuk kita, agar kita hidup bersama Dia

Saudara-saudara, tentang zaman dan masa kedatangan Tuhan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kalian sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri di waktu malam.

Bila orang mengatakan bahwa semuanya damai dan aman, maka tiba-tiba kebinasaan menimpa mereka seperti seorang wanita hamil ditimpa oleh sakit bersalin. Maka pasti mereka takkan terluput!

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved