Selasa, 28 April 2026

Berita Manggarai Barat

Petani di Manggarai Barat Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Mangga

Seorang petani di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dahan pohon Mangga

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
Dokumentasi Humas Polres Mabar untuk POS-KUPANG.COM
Unit Indentifikasi Satuan Reskrim Polres Mabar saat melakukan olah TKP penemuan jenazah yang tewas tergantung di Kampung Golo Langkas Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Mabar, Senin 30 Agustus 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Seorang petani di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dahan pohon Mangga, Senin 30 Agustus 2021.

Petani itu teridentifikasi berinisial YDAG (35), warga Kampung Golo Langkas, RT 006 RW 003, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Mabar. 

Demikian disampaikan Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK., M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Yoga Dharma Susanto, S.Tr.K.

"Kejadian di Kampung Golo Langkas dan Unit Indentifikasi Satuan Reskrim Polres Mabar telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) penemuan mayat dalam keadaan tergantung itu," kata Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Yoga Dharma Susanto, S.Tr.K.

Baca juga: Polres Manggarai Barat Amankan Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah

Jenazah YDAG yang mengenakan baju hitam, ditemukan dalam keadaan tergantung dengan ikat pinggang terikat di lehernya. 

Sementara itu, pada bagian ujung ikat pinggang berbahan kulit itu disambung kain songke yang terikat di dahan pohon Mangga. 

"Korban telah dievakuasi dari TKP, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo, untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga kesehatan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Penyidik Satuan Reskrim Polres Mabar masih melakukan penyelidikan dan mendalami kejadian tersebut.

Baca juga: Polres Manggarai Barat Akan Rilis Kasus Pencurian Antarprovinsi dan Dugaan Korupsi Dana Desa

"Kami masih menunggu apakah pihak keluarga ingin membuat laporan atau tidak," katanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved