Breaking News:

Salam Pos Kupang

KMP Garda Maritim 7 dan Dampaknya

MODA transportasi laut antarpulau di Nusa Tenggara Timur bertambah setelah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat

Editor: Kanis Jehola
Dok Pos-Kupang.Com
Logo Pos Kupang 

POS-KUPANG.COM- MODA transportasi laut antarpulau di Nusa Tenggara Timur bertambah setelah Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikan pengoperasian pelayaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Garda Maritim 7, Jumat 27 Agustus 2021.

Peresmian kapal milik PT Multi Guna Maritim itu berlangsung saat pelayaran eksebisi Garda Maritim 7 dari Pelabuhan Bolok menuju Pelabuhan Hansisi, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Jumat (27/8).

KMP Garda Maritim 7 merupakan armada kedua. Sebelumnya, PT Multi Guna Maritim telah mengoperasikan pelayaran KMP Garda Maritim 3 yang melayani rute Kupang-Rote sejak tanggal 2 Oktober 2020 lalu.

Perusahaan pelayaran swasta ini berencana terus menambah armadanya di wilayah NTT. Pada Oktober mendatang, akan datang dan beroperasi KMP Garda Maritim lagi.

Baca juga: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Resmikan Pelayaran KMP Garda Maritim 7 

Bahkan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan, PT Multi Guna Maritim berencana menghadirkan 20 kapal di Indonesia Timur.

Kita menyambut baik kehadiran KMP Garda Maritim. Sebagai sarana transportasi, tentunya dengan pengoperasian KMP Garda Maritim memperlancar mobilitas warga dari dan ke suatu daerah. Warga mempunyai pilihan lain terhadap moda transportasi yang sudah tersedia selama ini.

KMP Garda Maritim merupakan jenis Ro-Ro (roll on - roll of), yaitu kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga.

Oleh karena itu, kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveable bridge atau dermaga apung ke dermaga.

Baca juga: Hari Ini Gubernur Viktor Laiskodat Resmikan Pelayaran KMP Garda Maritim 7 

Selain digunakan untuk angkutan truk, kapal Ro-Ro juga digunakan untuk mengangkut mobil penumpang, sepeda motor serta penumpang jalan kaki. Angkutan ini merupakan pilihan populer.

Dengan demikian, mobilitas angkutan barang juga diharapkan semakin meningkat dan lancar. Dampak selanjutnya ekonomi warga dan di daerah yang menjadi rute pelayanan ikut meningkat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved