Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik  Minggu 29 Agustus 2021: Relasi Personal dengan  Allah dan Kualitas Ekspresi

Kita perlu berjuang untuk mendekatkan diri kepada Allah agar dapat sedikit memahami kehendak-Nya dan dirahmati dalam  mengekspresikan buah-buah iman.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Dok Maxi Un Bria
RD Florens Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan : 15:2-3a.3cd-4ab.5

Refr. Tuhan siapa diam di kemah-Mu, siapa tinggal di gunung-Mu yang suci?

  • Yaitu orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya; yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
  • Yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tercela, tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang bertakwa.
  • Yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba, dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.

Bacaan II : Yakobus 1:17-18.21b-22.27

Hendaklah kamu menjadi pelaku firman

Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang.

Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Hendaklah kamu menjadi pelaku firman, dan bukan hanya pendengar! Sebab jika tidak demikian, kamu menipu diri sendiri.

Ibadah sejati dan tak bercela di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemari oleh dunia.

Demikianlah Sabda Tuhan

Syukur kepada Allah

Bacaan Injil : Markus 7:1-8.14-15.21-23

Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia

Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved