Breaking News:

Berita Flores Timur

Caritas Keuskupan Larantuka Beri Uang Tunai Kepada Guru Honorer Penyintas Bencana Ile Ape Lembata

Caritas Keuskupan Larantuka Beri Uang Tunai Kepada Guru Honorer Penyintas Bencana Ile Ape Kabupaten Lembata

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Caritas Larantuka (Carila) bekerjasama dengan Caritas Nasional (Carina) memberikan bantuan uang tunai bagi 46 orang guru honor yang terdampak bencana banjir dan longsor di Ile Ape dan Ile Ape Timur. Penyaluran bantuan dilakukan di Aula Paroki Benneaux Lewoleba, Jumat, 27 Agustus 2021. Setiap guru akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 2 juta. Bantuan tunai ini merupakan satu dari sekian banyak kepedulian Caritas kepada warga sejak bencana banjir dan longsor menerjang pada 4 April 2021 yang lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Caritas Larantuka (Carila) bekerjasama dengan Caritas Nasional (Carina) memberikan bantuan uang tunai bagi 46 orang guru honorer yang terdampak bencana banjir dan longsor di Ile Ape dan Ile Ape Timur. Penyaluran bantuan dilakukan di Aula Paroki Benneaux Lewoleba, Jumat, 27 Agustus 2021.

Setiap guru akan mendapatkan uang tunai senilai Rp 2 juta. Bantuan tunai ini merupakan satu dari sekian banyak kepedulian Caritas kepada warga sejak bencana banjir dan longsor menerjang pada 4 April 2021 yang lalu.

Atas nama Uskup Larantuka, Romo Deken Lembata Sinyo da Gomes, menyampaikan penghargaan kepada para guru honor atas pengabdian tanpa batas mereka untuk pendidikan anak bangsa. Romo Sinyo berujar penghasilan yang para guru terima memang tidak sepadan dengan pengorbanan mereka. Namun, dalam keterbatasan, para guru honor itu masih mau bekerja untuk kepentingan anak-anak di daerah apalagi di tengah situasi bencana alam.

"Gereja hadir di dunia bawa misi keselamatan bagi semua orang, melampaui batas-batas suku, agama dan ras. Karena itu, gereja beri perhatian kepada orang-orang yang membutuhkan," tandasnya.

Baca juga: Penyandang Difabel dan Relawan Taman Daun Gali Sumur Untuk Pengungsi Bencana Ile Ape Lembata

Dalam urusan penanganan bencana, katanya, pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Gereja pun ambil bagian sejak awal bencana melanda dan hingga kini program-program rehab dan rekonstruksi masih terus dijalankan.

Mariam Deram Lamataro, salah satu penerima yang beragama Islam, mengucapkan limpah terima kasih tak terhingga kepada Caritas Keuskupan Larantuka yang telah memberikan perhatian khusus kepada para guru honor seperti dirinya. Secara pribadi, dia merasa terharu karena di tengah situasi bencana masih ada pihak yang memperhatikan mereka.

"Saya merasa terharu, sumbangan ini tidak bedakan agama. Di wilayah Waesesa kami dapat sumbangan alat tulis, karpet dan bantuan lainnya. Guru harus jadi contoh, tugas yang diberikan harus dikerjakan dengan tanggung jawab. Jangan bersungut-sungut. Semua akan indah pada waktunya," ujar Mariam.

Direktur Caritas Keuskupan Larantuka, Romo Marianus Dewantoro Welan, menuturkan guru honor berada di garda terdepan pendidikan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia. Guru honor menurutnya berada di situasi dilematis; mereka dituntut meningkatkan SDM anak bangsa tetapi kesejahteraan mereka justru tidak diperhatikan.

Baca juga: Barakat Salurkan Bantuan Logistik Dari Jerman Untuk Penyintas Bencana Ile Ape Lembata

Dia merincikan Caritas Keuskupan Larantuka, memberikan bantuan uang tunai kepada guru honor yang terdampak bencana di Adonara dan Lembata.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved