Berita Manggarai Timur
Tenaga Kesehatan di Manggarai Timur Terima Vaksin Moderna
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Matim) mulai melayani vaksinasi Moderna untuk tenaga kesehatan ( Nakes)
POS-KUPANG.COM, BORONG -Saat ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Matim) mulai melayani vaksinasi Moderna untuk tenaga kesehatan ( Nakes) dan saat ini sudah tiba 673 vial vaksin di Borong. Hali itu merupakan dosis ketiga untuk para nakes.
Hal itu disampaikan Sekertaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Matim, Pranata Kristiani Agas, Minggu 22 Agustus 2021.
Ani Agas menjelaskan, pelayanan vaksin moderna ini dilakukan di puskesmas juga di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Matim. Pelayanannya dibagi dalam jadwal dari tanggal 20, 21 dan 23 Agustus 2021.
Kegiatan tanggal 20 Agustus dilaksanakan di Dinas Kesehatan, Puskesmas Beamuring, Mano, Tenaga Shelter dan RSUD Borong. Tanggal 21 di Puskesmas Mombok, Colol, Lenang dan Puskesmas Benteng Jawa dan tanggal 23 Agustus 2021 akan dilaksanakan bagi Puskesmas-Puskesmas tersisa.
Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Manggarai Timur Lebih Dari 5.3 Persen
Dijelaskannya, karena jumlah vaksin Moderna ini sebanyak 673 Vial dimana diperuntukan bagi 6.730 orang, sementara Nakes hanya berjumlah 1.482 orang. Sehingga sisanya sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan RI maka diperuntukkan bagi ibu hamil dan warga yang memiliki Kormobid yang belum tervaksinasi.
"Jadi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi sinovac dosis I dan II tidak bisa menggunakan moderna kecuali bagi yang belum," jelasnya.
"Jadi para nakes menerima vaksin Moderna untuk dosis III, syaratnya nakes yang sudah mendapatkan vaksin sinovac lengkap 2 dosis," tambahnya.
Katanya, untuk efektifitas vaksin Moderna sendiri untuk Covid-19 varian delta sebanyak 94,1 persen. Sehingga diharapkan dengan vaksin Moderna ini bisa membantu menguatkan para Nakes untuk menjaga dirinya sendiri dalam melakukan pelayanan kepada pasien.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Manggarai Timur Bertambah 42 Total 62 Orang
"Kita tahu sendiri teman-teman Nakes ini yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19 sehingga sangat berpotensi terpapar apalagi adanya varian delta ini penyebaranya sangat cepat. Ini juga sebagian Nakes belum bisa menerima vaksin karena statusnya penyitas Covid-19 sehingga harus 3 bulan baru bisa dilayani vaksin Moderna,"kata Ani Agas.
Sementara itu, sejak kasus pertama Covid-19 masuk di Matim sampai dengan 21 Agustus 2021, pukul 18.00 Wita sudah seebanyak 2.606 orang warga Matim terpapar Covid-19.
Demikian penjelasan dari Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur, Jefrin Haryanto, Minggu (22/8).
Jefrin menjelaskan dari total 2.606 orang yang terpapar Covid-19 itu, yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.510 orang. Sedangkan sisanya masih perawatan di RSUD dr Ben Mboi Ruteng saat ini sebanyak 3 orang, karantina terpusat 47 orang, Isolasi Mandiri 8 orang dan sebanyak 38 orang pasien Covid-19 meninggal dunia.
Sementara itu, capaian vaksinasi Covid-19 di Matim sampai saat ini, untuk penerima dosis I sebanyak 16.695 orang dan dosis II sebanyak 11.819 orang. (rob)
Berita Manggarai Timur Lainnya