Berita Nasional

Sosok yang Dulu Dekat dengan Prabowo Ungkap Eksistensi 9 Naga, Benarkah Jokowi Dilindungi 9 Naga?

Apakah memang benar dikatakan bahwa 9 naga tersebut adalah 9 orang terkaya di Indonesia beberapa tahun terakhir?

Editor: maria anitoda
shopee.co.id
Ilustrasi buku 9 naga 

POS-KUPANG.COM - Julukan 9 naga ini bukan baru sekarang disebut.

Tetapi julukan maut ini baru terdengar saat pilpres 2019 yang lalu.

Ya Anggota Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo-Sandi kala itu yaitu Harryadin Mahardika bahkan menyebut dominasi 9 naga dalam dunia usaha sudah terjadi sejak dulu.

Tapi apakah sudah ada bukti siapakah 9 naga itu?

Baca juga: Benarkah 9 Naga Pelindung Jokowi Bangkrut di Masa Pandemi Covid19? Begini Kondisi Mereka Saat Ini

Apakah memang benar dikatakan bahwa 9 naga tersebut adalah 9 orang terkaya di Indonesia beberapa tahun terakhir?

Sampai kini usai isu 9 naga dikumandangkan tahun 2019 saat pilpres belum lagi terdengkar kabar mengenai 9 naga ini.

BACA JUGA BERITA LAINNYA:

Majalah Forbes baru saja merilis daftar 50 orang terkaya Indonesia pada 2018.

Baca juga: Segini Jumlah Kekayaan 9 Sosok yang Disebut 9 Naga Pelindung Jokowi Raja Ekonomi Indonesia, Berapa?

Hartono bersaudara telah menjadi orang terkaya di Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Ada pula nama baru di daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Majalah Forbes.

Kekayaan mereka US$35 miliar atau sekitar Rp508 triliun.

"Daftar tahun 2018 ini istimewa karena ada empat pendatang baru, dan dua di antaranya relatif masih muda," kata redaksi Forbes Indonesia, Taufik Darusman, kepada Famega Syavira dari BBC News Indonesia, Kamis (13/12).

Baca juga: Inilah Sosok 9 Naga yang Disebut Jadi Pelindung Jokowi, Pernah Diungkap Sandiaga Uno Loh

Salah satunya adalah Danny Nugroho, presiden PT Bank Capital Indonesia, yang baru berusia 43 tahun, masuk ke peringkat 38 dengan kekayaan US$790 juta ( Rp11,4 triliun ).

Selain itu ada pula Benny Tjokrosaputro ( 49 tahun ), cucu pendiri Batik Keris, di urutan 43 dengan kekayaan US$670 juta (Rp 9,7 triliun). Benny membangun perumahan dan hotel di berbagai kota di Indonesia.

"Selain itu, kebanyakan mereka yang masuk di daftar berhasil mempertahankan posisinya, menunjukkan bahwa mereka sudah mantap di masing-masing lini bisnisnya," kata Taufik.

Ini bisa dilihat dari posisi Hartono bersaudara yang telah menjadi orang terkaya di Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Baca juga: Inilah Nama Anggota 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia, Apakah Sama dengan Taipan di Era Soeharto?

"Jaraknya sangat jauh dengan peringkat dua, sehingga posisi mereka akan sangat sulit digeser. Meski demikian, konglomerat lain sangat berpotensi meningkatkan jumlah kekayaan mereka dalam jumlah besar meskipun tidak mengungguli peringkat pertama," kata Taufik.

Berdasarkan daftar 50 orang terkaya Indonesia pada 2018 versi Forbes, Hashim Djojohadikusumo menduduki peringkat 35 dengan total kekayaan 850 juta dolar AS atau Rp 12,782 triliun berdasarkan kurs tengah transaksi BI, Sabtu 15 Desember 2018.

Hashim saat ini menjabat Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik peningkatkan kekayaan para konglomerat. Meski begitu, hal itu bukan jadi perhatian utama pemerintah.

"Pemerintah ya gini, konglomerat penghasilan dan labanya ( naik ) bagus," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 14 Desember 2018.

"Yang perlu kita urusi ya yang (rakyat) kecilnya, biar meningkat. Jangan dipikirin kalau yang gede cepat, yang harus dipikirin yang kecilnya," sambung dia.

Berdasarkan daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes, aset bersihnya mencetak rekor baru dengan total nilai 129 miliar dollar AS atau naik 3 miliar dollar AS dari tahun lalu.

Jumlah itu setara dengan Rp 1.870 triliun ( kurs Rp 14.500 ).

Bahkan enam dari 10 orang terkaya di Indonesia mengalami peningkatan kekayaan dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu Badan Pusat Statistik ( BPS ) mencatat Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak tahun 1999, yakni sebesar 9,82 persen pada Maret 2018.

Dengan persentase kemiskinan 9,82 persen, jumlah penduduk miskin atau yang pengeluaran per kapita tiap bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 25,95 juta orang.

"Gini lah kolongmerat berkembang dengan cepat ya bagus. Tapi, buat negara itu kepentingannya itu yang kecil dan menengah itu juga bagus. Kalau sama-sama bagus kan keren," kata dia.

50 orang terkaya di Indonesia

1. R. Budi & Michael Hartono $35 B conglomerate

2. Susilo Wonowidjojo $9.2 B tobacco

3. Eka Tjipta Widjaja $8.6 B palm oil

4. Sri Prakash Lohia $7.5 B petrochemicals

5. Anthoni Salim $5.3 B diversified

6. Tahir $4.5 B diversified

7. Chairul Tanjung $3.5 B diversified

8. Boenjamin Setiawan $3.2 B pharmaceuticals

9. Jogi Hendra Atmadja $3.1 B consumer goods

10. Prajogo Pangestu $3 B petrochemicals

11. Low Tuck Kwong $2.5 B coal

12. Mochtar Riady $2.3 B diversified

13. Putera Sampoerna $1.75 B investments

14. Peter Sondakh $1.7 B investments

15. Martua Sitorus $1.69 B palm oil

16. Garibaldi Thohir $1.67 B coal

17. Theodore Rachmat $1.6 B diversified

18. Kuncoro Wibowo $1.58 B retail, tools

19. Alexander Tedja $1.5 B real estate

20. Husain Djojonegoro $1.46 B consumer goods

21. Bachtiar Karim $1.45 B palm oil

22. Murdaya Poo $1.4 B diversified

23. Eddy Katuari $1.35 B consumer goods

24. Djoko Susanto $1.33 B supermarkets

25. Sukanto Tanoto $1.3 B diversified

26. Eddy Kusnadi Sariaatmadja $1.29 B media, tech

27. Ciputra $1.2 B real estate

28. Ciliandra Fangiono $1.19 B palm oil

29. Husodo Angkosubroto $1.15 B agribusiness, property, insurance

30. Harjo Sutanto $1.1 B consumer goods

31. Hary Tanoesoedibjo $980 M media

32. Sudhamek $920 M snacks, beverages

33. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono $910 M palm oil, nickel mining

34. Osbert Lyman $900 M real estate

35. Hashim Djojohadikusumo $850 M diversified

36. Sjamsul Nursalim $810 M tires, retail

37. Kusnan & Rusdi Kirana $800 M - airlines

38. Danny Nugroho $790 M banking

39. Soegiarto Adikoesoemo $780 M chemicals

40. Aksa Mahmud $775 M cement

41. Irwan Hidayat $750 M - herbal medicine

42. Achmad Hamami $725 M heavy equipment

43. Tjokrosaputro Benny $670 M property development

44. Arini Subianto $665 M coal, palm oil

45. Edwin Soeryadjaya $660 M coal, investments

46. Arifin Panigoro $655 M oil

47. Sabana Prawirawijaya $640 M beverages

48. Kardja Rahardjo $625 M shipping services

49. Kartini Muljadi $610 M pharmaceuticals

50. Abdul Rasyid $600 M timber, palm oil. (*)

Berita 9 naga lainnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved