Kamis, 7 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 19 Agustus 2021: Iman dan Kasih

Untuk renungan harian katolik hari ini, Pater Steph Tupeng Witin menulis tentang raja yang mengadakan pesta dengan judul Iman dan Kasih.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Renungan Harian Katolik Kamis 19 Agustus 2021: Iman dan Kasih (Mat 22:1-14)

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD

POS-KUPANG.COM - Yesus menyebut “Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan nikah untuk anaknya” (Mat 22:2).

Perjamuan nikah itu mengikuti tata cara dan ritus yang mesti ditaati oleh semua undangan.

Ada syarat yang tidak bisa ditawar-tawar lagi oleh semua undangan yang datang.

Ada makna terdalam yang mesti dipahami oleh orang-orang yang diundang datang ke pesta.

Maka ketika ada undangan yang menolak hadir, hal itu lebih dari sekadar tidak mau menghadiri sebuah pesta.

Tuan pesta dengan rendah hati berbalut harapan yang penuh mengundang semua orang agar datang ke acara perjamuan nikah.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 19 Agustus 2021: Pakaian Pesta

Terbaca kerendahan hati yang besar dari hati raja. Bahkan raja memohon belas kasihan agar para tamu yang diundang tidak merusakkan suasana pesta yang sudah disiapkan dengan sepenuh hati.

Hidangan sudah siap. Lengkap. Lembu dan ternak piaraannya sudah dipotong.

“Katakan kepada orang-orang yang diundang itu: sesungguhnya hidangan telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini” (Mat 21:4).

Namun yang diundang semakin angkuh. Bahkan memutuskan hubungan dengan membunuh utusan-utusan raja.

Mereka menolak dan semakin menjauhkan diri dari “perjamuan nikah” itu. Setiap orang sibuk dan menyibukkan diri dengan berbagai urusan. Padahal raja telah mengundang.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 16 Agustus 2021: Orang Kaya

Artinya, waktu “pesta” sudah pasti. Boleh jadi banyak orang yang diundang menolak karena mereka merasa belum menyiapkan diri untuk menjadi pantas memasuki ruang perjamuan nikah suci itu.

Padahal raja telah memberi begitu banyak waktu untuk menyiapkan diri agar pantas memasuki perjamuan nikah.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved