Xanana Gusmao Terpaksa Tampar Warga Timor Leste Yang Nekat Ambil Jasad Korban Covid19 di Rumah Sakit
Lantaran virus corona merenggut nyawa seorang warga, mantan Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao menampar wajah dua orang warga.
POS-KUPANG.COM – Sebuah kabar mengejutkan tersiar dari Dili, negara tetangga Indonesia, yakni Timor Leste.
Lantaran virus corona merenggut nyawa seorang warga, mantan Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao terpaksa menampar dua orang warganya.
Tindakan Xanana Gusmao ini merupakan sisi lain dari meluasnya penyakit virus corona atau Covid-19 yang sampai sekarang masih menjadi pandemi di negara itu.
Belum diketahui bagaimana sampai terjadinya peristiwa tersebut.
Namun tersebar kabar bahwa Xanana Gusmao menampar wajah warga ketika mereka hendak secara paksa mengambil jenazah keluarga yang meninggal dunia di rumah sakit.
Sikap tegas Xanana Gusmao itu sesungguhnya bukan hal baru. Karena dalam sejumlah kesempatan, tindakan seperti itu kerap kali dilakukannya.
Xanana Gusmao memang sosok yang amat disegani. Ia juga dihormati oleh semua kalangan di negeri itu.
Presiden Timor Leste untuk periode 2002-2007 itu tak hanya bersikap tegas, tapi ia juga sangat familiar.
Baca juga: Presiden Timor Leste Ini Tak Sejalan Xanana Gusmao, Ingin Benahi Pendidikan Tapi Xanana Harapkan Ini
Bahkan ia disebutkan sangat peduli terhadap nasib orang-orang kecil di negara tersebut.
Atas kondisi itulah Xanana Gusmao sangat didengar, baik oleh jajaran birokrasi maupun masyarakat pada umumnya.
Xanana Gusmao memang merupakan tokoh penting di negara yang baru merdeka tahun 2002 itu.
Saat ini mantan Perdana Menteri dua periode, yakni 2007-2012 dan 2012 – 2015, telah berusia hampir 75 tahun.
Meski usianya semakin senja, namun Xanana Gusmao masih sangat energik. Ia bahkan turun langsung ke desa-desa bila ada hal yang menimpa rakyat.
Baru-baru ini Xanana Gusmao disebutkan telah melakukan hal hal yang dinilai kontroversial.
Dilansir dari smh.com.au, mantan presiden tersebut dilaporkan menentang lockdown pandemi covid-19 dengan mengumpulkan tak sedikit orang di luar tempat isolasi.