Wabup Langoday Salurkan Bantuan APD Dari Donatur Untuk 2 RS Swasta di Lembata
Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menyalurkan sejumlah alat pelindung diri ( APD) dari para donatur di dua rumah sakit swasta
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menyalurkan sejumlah alat pelindung diri ( APD) dari para donatur di dua rumah sakit swasta di Kota Lewoleba, yakni Rumah Sakit Bukit dan Rumah Sakit Damian, Jumat, 6 Agustus 2021 pagi.
Alat pelindung diri untuk para tenaga kesehatan itu berasal dari umat Lingkungan Santa Eugenia Paroki St Laurensius, Kota Tanggerang, Kelompok What's App grup Kelompok KPKS angkatan II dan sejumlah donatur lainnya.
Thomas Ola menjelaskan para donatur tersebut mendapat informasi melalui pemberitaan media massa kalau dua rumah sakit swasta ini kekurangan APD untuk tenaga kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.
Saat itu, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola melakukan kunjungan ke RS Damian dan mendengar langsung kalau tenaga kesehatan di sana kekurangan APD.
Baca juga: Empat Prioritas Kebijakan Wabup Lembata,Dari Penataan Birokrasi Hingga Infrastruktur Kota Lewoleba
Thomas Ola mengucapkan terima kasih berlimpah atas kepedulian dari para donatur yang dalam waktu singkat mampu mengumpulkan APD bagi para tenaga kesehatan.
Menurutnya, di tengah pandemi seperti ini, para tenaga kesehatan harus memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan stabil. Kelengkapan APD dan juga vitamin jadi upaya melindungi para tenaga kesehatan dari virus corona.
Direktur RS Damian, Suster Ludgardis, CIJ, pun tak henti mengucapkan terima kasih kepada para donatur melalui Wabup Thomas Ola yang telah menyumbangkan APD bagi para tenaga kesehatan di sana.
Baca juga: Empat Prioritas Pembangunan Wabup Lembata, Penataan Birokrasi Hingga Infrastruktur Kota Lewoleba
"Yang kami utamakan itu keselamatan pasien. Saya sangat bersyukur kepada tenaga medis yang bekerja luar biasa. Melayani pasien dengan penuh cinta. Kami sembuhkan pasien dengan kasih saja. Dengan penuh kasih kita melayani mereka," ujar Suster Ludgardis. (*)