Breaking News:

Kadis Pendidikan Kota Kupang Minta Mahasiswa Bantu Sosialisasi Program Belajar di Masa Pandemi

Program Kampus Mengajar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) RI merupakan bagian dari Kampus Merdeka

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
HUMAS DISDIKBUD KOTA KUPANG
RATUSAN MAHASISWA-- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, melepas ratusan mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar di Aula kantor tersebut, Selasa 3 Agustus 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Program Kampus Mengajar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) RI merupakan bagian dari Kampus Merdeka.

Tujuannya mengajak mahasiswa di Indonesia untuk menjadi guru dan mengajar siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP) yang ada di wilayah 3T yakni terdepan, tertinggal dan terluar.

Di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ada 300 lebih mahasiswa/mahasiswi dari 9 perguruan tinggi di NTT.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, melepas ratusan mahasiswa untuk selanjutnya mengabdi di sejumlah sekolah di Kota Kupang, Senin 2 Agustus 2021.

Baca juga: 47 Mahasiswa FKIP Unipa Indonesia Terjun dalam Program Kampus Mengajar

Kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 3 Agustus 2021, berharap para mahasiswa bisa membantu Pemerintah dalam mensosialisasikan program belajar dan mengajar di masa pandemik.

"Mereka akan turun ke sekolah-sekolah untuk membantu pemerintah di masa pandemik, sehingga saya berharap mereka bisa menjadi duta belajar dan mengajar yang efektif dan efesien sebagai upaya mendukung literasi dan numerasi anak di sekolah," tuturnya.

Ia menambahkan, di Kota Kupang terdapat 52 Sekolah SD dan 6 Sekolah SMP akan menjadi tujuan mahasiswa Program Kampus Mengajar dan terdapat 56 Dosen yang juga telah disiapkan untuk mendampingi para mahasiswa hingga 17 Desember 2021.

Salah satu peserta Program Kampus Mengajar, Aprylia Taopan, mengatakan, program ini bukan wajib tapi boleh diikuti oleh semua mahasiswa semester V ke atas dengan minimal nilai IPK 3 ke atas.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang Ikut Program Kampus Mengajar Perintis Kemendikbud

"Saya tertarik karena sesuai dengan jurusan yang saya pilih karena dengan ini bisa membantu adik-adik siswa SD membantu membelajarkan di masa Pandemik," jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan mahasiswi UKAW (Unkris), Scolastika Dae, mengaku senang bisa lolos mengikuti seleksi program ini karena selain bisa mendapatkan penilain dari kampus juga bisa mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selana V semester berada di Kampus.

"Senang bisa lolos seleksi karena seleksinya sangat ketat berdasarkan nilai IPK, sehingga bisa mempraktekan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus," ujarnya. (*)

Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved