Senin, 18 Mei 2026

Rampas Jenazah di RS Siloam

BREAKING NEWS - Perampasan Jenazah Pasien Covid-19 Kembali Terjadi di RS Siloam Kupang

Kasus perampasan jenazah kembali terjadi di Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang, Senin 2 Agustus 2021 sore

Tayang:
Editor: Hasyim Ashari
POS-KUPANG.com/Irfan Hoi
Keluarga Rampas Jenazah di RS Siloam Kupang, Senin 2 Agustus 2021 

BREAKING NEWS - Perampasan Jenazah Pasien Covid-19 Kembali Terjadi di RS Siloam Kupang

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kasus perampasan jenazah kembali terjadi di Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang, Senin 2 Agustus 2021 sore.

Keluarga bersikeras membawa pulang jenazah sang anaknya karena tidak terima divonis positif Covid-19.

Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kejadian itu bermula saat korban yang diketahui korban (7) dibawa ke RS akibat kecelakan lalulintas di Desa Oebelo Kabupaten Kupang.

Saat dilakukan penanganan, pasien kemudian dilakukan tes rapid antigen sebanyak dua kali dan didapati pasien terpapar Covid-19.

Baca juga: Tak Terima Jenazah Dikubur Secara Protokol Covid-19, Warga di Flores Timur Aniaya Petugas Pemakaman

 

Beberapa saat kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia dan diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Akibatnya, cekcok antara keluarga dan pihak rumah sakit tidak terhindarkan.

Pihak keluarga bersikeras pasien meninggal akibat akibat kecelakan.

Pihak keluarga pun, memaksa mengambil jenazah korban untuk dibawa kembali ke Desa Oebelo agar dimakamkan. 

Keluarga juga beralasan, penanganan pada jenazah dinilai lamban sehingga terpaksa diambil pihak keluarga.

Baca juga: Rencana Dimakamkan Kampung Halaman, Jenazah Cici Akan Dijemput Satgas Covid-19 Matim 

Dalam dialog bersama petugas kepolisian, pihak keluarga menuding lambannya penanganan satgas dari Kabupaten Kupang terhadap jenazah sehingga pihaknya ingin membawa jenazah agar dilakukan pemakaman sendiri.

Pantauan Pos Kupang, saat di tempat kejadian juga, pihak keluarga memikul jenazah dalam peti dan berdiri didepan pintu gerbang keluar RS Siloam Kupang.

Petugas kepolisian dan satgas Kota Kupang yang berjaga dilokasi, mencoba memberikan pengertian terhadap keluraga.

Namun, negosiasi yang berjalan cukup alot itu tidak membuahkan hasil, pihak keluarga membawa jenazah ke desa Oebelo.

Baca juga: Pasca Kasus Ambil Paksa Jenazah di Batukadera Kota Kupang, Keluarga Sampaikan Permohonan Maaf 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved