Dinas Kesehatan NTT Kembali Distribusi Vaksin Corona ke 5 Kabupaten di Flores dan Sumba 

Dinas Kesehatan, Kependudukan Catatan Sipil ( Dinkesdukcapil) Provinsi NTT kembali melakukan distribusi vaksin corona kepada kabupaten/kota

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kabid Yankes Dinkesdukcapil NTT, Emma Simanjuntak didampingi staf seksi kefarmasian dan alat kesehatan serta pihak kepolisian memastikan proses distribusi vaksin di Instalasi Obat dan Farmasi Dinkesdukcapil NTT, Jumat 30 Juli 2021 pagi. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dinas Kesehatan, Kependudukan Catatan Sipil ( Dinkesdukcapil) Provinsi NTT kembali melakukan distribusi vaksin corona kepada kabupaten/kota. 

Pada Jumat, 30 Juli 2021 pagi, Dinkesdukcapil NTT kembali mendistribusikan sebanyak 1.998 vial untuk kebutuhan percepatan vaksinasi di 5 Kabupaten. 

Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Catatan Sipil NTT dr. Messerasi Ataupah melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Emma Simanjuntak menyebut, rencananya vaksin didistribusikan untuk 22 kabupaten kota di Provinsi NTT pada hari ini, Jumat. 

Namun, distribusi vaksin untuk beberapa kabupaten terkendala penerbangan.

Baca juga: Wagub NTT Josef Nae Soi Bersama Keluarga dan Karyawan Rumah Jabatan Terima Vaksin Corona Sinovac

"Rencananya distribusi hari sebetulnya ke 22 kabupaten kota, tetapi karena ada kendala dengan delay atau cancel pesawat jadi yang bisa hanya Ke Sikka, Flotim, dan tiga kabupaten di daratan Sumba," ujar Emma yang ditemui di Instalasi Obat dan Farmasi Dinkesdukcapil NTT, Jumat 30 Juli 2021 pagi. 

Emma juga menyebut, untuk distribusi vaksin ke kabupaten di wilayah Pulau Timor dilaksanakan menggunakan perjalanan darat. Sementara itu, untuk tiga Kabupaten di Manggarai Raya juga telah dijadwalkan ulang untuk segera didistribusikan. 

Pada Jumat pagi, jelas Emma, didistribusikan sebanyak 250 vial vaksin untuk Kabupaten Sikka yang terdiri dari 35 vial vaksin Corona Sinovac untuk Polri dan 170 vial vaksin Moderna untuk tenaga medis. Selanjutnya, sebanyak 176 vial vaksin ke Kabupaten Flores Timur yang terdiri dari 35 vial Corona Sinovac untuk Polri dan 141 vial vaksin Moderna. 

Selanjutnya, untuk Kabupaten Sumba Timur, didistribusikan sebanyak, 1.370 vial vaksin yang terdiri dari 35 vial vaksin Sinovac untuk Polri, 85 vial vaksin Moderna serta 1.250 vial vaksin AstraZeneca. Untuk Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 89 vial vaksin yang terdiri dari 35 vial vaksin Sinovac untuk Polri serta 54 vial vaksin Moderna.

Baca juga: Pemprov NTT Kembali Terima Distribusi Vaksin Corona Sinovac untuk UMKM

Sementara itu, untuk Kabupaten Sumba Barat Daya, Dinkesdukcapil NTT juga distribusi sebanyak 158 vial vaksin terdiri dari 35 vial vaksin Corona Sinovac untuk Polri, 10 vial vaksin Corona Sinovac untuk PUPR, 92 vial vaksin Moderna dan 21 vial vaksin AstraZeneca. 

Emma mengatakan, pihaknya melakukan distribusi sesuai dengan permintaan dan alokasi dari Kementerian Kesehatan RI. Pasalnya, sebelumnya, distribusi dilakukan oleh pihak ketiga yakni PT AKL dan PT Kimia Farma Distribusi untuk Kabupaten kita di wilayah Provinsi NTT

"Kita belum dapat info kalau soal distribusi dikembalikan ke Dinkes, tapi kami tetap mengerjakan sesuai barang yang kami terima. Jadi tugas kami menerima menyimpan, dan mendistribusikan. Tugas kami menjaga keamanan dalam penyimpanan dan distribusi sampai di instalasi farmasi kabupaten," ujar Emma. 

Emma juga memastikan ketersediaan vaksin Corona untuk beberapa waktu kedepan masih aman untuk wilayah Provinsi NTT. Hal tersebut karena Provinsi NTT mendapat banyak alokasi dari pemerintah pusat. Selain itu, saat ini, stok vaksin di kementerian Kesehatan juga terjaga setelah diterima sebanyak 3 juta stok vaksin moderna. 

"Dari minggu lalu sampai minggu ini kita mendapat banyak alokasi vaksin dari pusat, tentunya segera kita distribusi ke kabupaten. Jadi kita posisi aman saat ini," ujar Emma yang ditemukan di Instalasi Obat dan Farmasi Dinkesdukcapil NTT, Jumat 30 Juli 2021 pagi. 

Menurunya, Provinsi NTT masih akan mendapat prioritas pengiriman vaksin untuk mengejar percepatan vaksinasi dan menciptakan herd immunity. 

"Perkiraan saya kita masih akan mendapat kiriman vaksin, pemerintah sudah Terima 3 juta vaksin moderna, saat ibu kita sidang lakukan distribusi ke kabupaten kota," pungkas dia. (* )

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved