Korban Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang Dapat Program Bantuan Tunai Multi Guna

Oxfam berempati buat warga masyarakat Kelompok Rentan Korban Siklon Tropis Seroja di NTT dan NTB

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Dok. CIS Timor
Pendistribusian program bantuan tunai multi guna secara simbolis dilakukan JMK CIS Timor bekerja sama dengan PT Posindo di Desa Oesena, Jumat 29 Juli 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, KUPANG---Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) yang tergabung dalam jejaring mitra kemanusiaan ( JMK) didukung Oxfam berempati buat warga masyarakat Kelompok Rentan Korban Siklon Tropis Seroja di NTT dan NTB.

Khusus di Kabupaten Kupang, dalam proses pendistribusian program bantuan tunai multi guna dilakukan JMK CIS Timor bekerja sama dengan PT Posindo dengan total penerima 345 Kepala Keluarga.

Penyerahan simbolis telah dilakukan bertempat di Kantor Posindo Oekabiti Kecamatan Amarasi untuk 60 KK dari Desa Oesena, Kamis 29 Juli 2021.

Perwakilan JMK CIS Timor, Elfrid V Saneh dalam rilis beritanya yang dikirim ke Pos-Kupang disebutkan bahwa total Kepala keluarga penerima manfaat untuk NTT dan NTB sebanyak 930 KK.

Baca juga: Menteri Risma Sambangi Korban Bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten TTU, NTT

Untuk di Kabupaten Kupang Total Penerima sebanyak 345 Kepala keluarga dengan rincian sebagai berikut Kecamatan Amarasi di Desa Oesena sebanyak 60 KK, Kecamatan Takari di Kelurahan Takari sebanyak 66 KK, Kecamatan Kupang Tengah desa Oebelo Sebanyak 60 KK, Kecamatan Nekamese di Desa Tunfeu (40 KK), Desa Oelomin (39 KK) dan Kecamatan Amarasi Barat di Desa Niukbaun (40 KK) dan Desa Nekbaun 40 KK.

Total keseluruan Kepala keluarga Penerima manfaat sebanyak 345 KK. Setiap Kepala Keluarga Mendapatkan uang Tunai sebesar Rp 600.000 sehingga total keseluruhan di Kabupaten Kupang sebesar Rp 207.000.000.

Selain program CTP Multi Guna Ini juga ada program (WASH) Air bersih dan Sanitasi. Untuk Kegiatan kedua ini dilaksanakan di Desa Oebelo dilakukan Pembersihan 4 Unit sumur umum dan di Desa Oesena dilakukan pembangunan Sarana Air bersih bagi warga dusun 3 (Lokasi Rencana Relokasi) serta Pembangunan dua unit sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di Dusun satu dan Dusun Dua.

Penyerahan secara Simbolis dan memberikan arahan bagi masyarakat penerima manfaat yakni : _Yohanis Masneno S.Pd Kadis Sosial Mewakili Bupati Kupang dan Buce E Y Ga, ST (Wakil Direktur CIS Timor) Selaku Program Manager Respon SEROJA JMK-OXFAM.

Baca juga: Menteri Sosial RI Beri Bantuan kepada Korban Bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten TTU

Turut hadir Elfrid V Saneh (Ketua FPRB Kupang) Selaku Livelihood Officer Program Respon SEROJA JMK-OXFAM, Yawan Modok (Sekretaris Camat Amarasi) dan Nelson Boimau (Kepala Desa Oesena).

Kegiatan ini dilakukan dengan protocol kesehatan ketat. Setiap peserta yang hadir oleh penyelenggara akan membagikan masker dan hand sanitizer serta memastikan fasilitas cuci tangan tersedia dan menjaga jarak saat pelaksanaan pendistribusian.

Anis Masneno atas nama Pemkab Kupang mengucapkan terima kasih kepada semua Lembaga yang ada di dalam Jejaring Mitra Kemanusiaan yang sudah mau berbagi berkat untuk bersama pemerintah mengurangi beban akibat bencana Siklon Seroja.

Dia berharap masyarakat penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan ini untuk pemenuhan kebutuhan riil semisal kebutuhan pokok dan juga pendidikan anak.

"Jangan pakai untuk berfoya-foya apalagi untuk membeli miras. Segala proses pengawalan dan evaluasi kedepannya diharapkan pemerintah di kecamatan dan desa dapat berperan agar bantuan ini dapat bermanfaat positif," pesan Anis.

Buche Ga pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Desa Oesena yang pada saat Bencana Siklon Seroja lalu sudah menerapkan sistem Penanggulangan Bencana sesuai standar yang berlaku.

Kepada Masyarakat Desa penerima Bantuan Tunai ini diharapkan untuk mempergunakan berkat ini secara baik untuk kebutuhan.

Untuk diingat bahwa Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda NTT pada puncaknya di tanggal 4 April 2021 telah mengakibatkan hancurnya infrastruktur dan ekonomi masyarakat di NTT.

Siklon Tropis ini menyebabkan terjadinya hujan sangat lebat disertai angin kencang, guntur dan kilat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada hari Kamis, 1 April 2021 sekitar Pukul 17:00 Wita, hujan mulai turun di seluruh wilayah NTT berlangsung hingga Minggu 5 April 2021.

Pada tanggal 4 April 2021, pukul 01:00 Wita, Wilayah Flores timur, Lembata, Alor dan Malaka terjadi banjir bandang dan longsor.Selanjutnya pada tanggal 5 April 2021 pukul 01.00 - 05.00 Wita terjadi badai di wilayah pulau Timor, Semau, Rote Ndao, Sabu Raijua dan dan Pulau Sumba mengakibatkan banjir dan longsor.

Total 16 Kabupaten mengalami dampak langsung dari badai ini, baik akibat angin kencang, banjir dan longsor.

Sedangkan kejadian bencana di Kabupaten Bima - NusaTenggara Barat (NTB) terjadi pada hari jumat 2 April 2021.

Sehubungan dengan itu maka JMK Bersama Oxfam melakukan respon darurat dan pemulihan.

Adapun tujuanya adalah : Mendukung Pemerintah NTT Khususnya Kabupaten Kupang untuk memastikan Keluarga kelompok rentan korban bencana memiliki akses pada bantuan tunai yang mendukung proses pemulihan paska bencana dan memiliki akses pendanaan untuk pemenuhan kebutuhan pangan serta kebutuhan penting keluarga lainya seperti : Perbaikan rumah, Hygien Kits, Family Kits, Benih pertanian, Modal peternakan, Kebutuhan pangan , membantu Biaya pendidikan dan kebutuhan Mendesak lainya.

Para penerima manfaat program Bantuan Tunai Multiguna ini adalah rumah tangga dengan latar belakang atau kategori : Kepala Keluarga Perempuan, Ibu Hamil atau menyusui memiliki anak Balita atau Batita, Disabilitas, keluarga dengan disabilitas, lansia, keluarga dengan lansia dan yatim piatu dan berusia dibawah 22 tahun.

Untuk menseleksi penerima manfaan ini dilakukan proses Sosialisasi, , assessment calon benef, Pleno bersama dalam FGD, penginputan data, validasi, verifikasi dan finalisasi penerima manfaat dan finalisasi (Jumlah, Nama Lengkap, Ketepatan NIK) dinyatakan dengan surat pernyataan dari pemerintah desa atau kelurahan. (*)

Berita Kabupaten Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved