Breaking News:

Berita Kota Kupang

Stok Vaksin di Kota Kupang Kembali Kosong, Pelayanan Terhenti

animo masyarakat akhir-akhir ini cukup tinggi, Herman meminta puskesmas agar menargetkan 100-300 orang per satu puskesmas.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Tiurmasari E. Saragih, SKM., MSc 

Stok Vaksin di Kota Kupang Kembali Kosong, Pelayanan Terhenti

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Stok vaksin di Kota Kupang khusus dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, kembali mengalami kekosongan setelah bulan Juni lalu juga sempat mengalami hal serupa.

Saat ini beberapa fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Kupang mengandalkan kerja sama dengan pihak lain untuk melaksanakan vaksinasi sementara faskes lainnya harus terhenti layanan vaksin.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Tiurmasari E. Saragih, SKM., MSc membenarkan hal ini.

Menurutnya,  stok vaksin di Dinas Kesehatan Kota Kupang kosong dan sedang menunggu penyaluran vaksin dari pemprov atas usulan yang telah diberikan.

“Kalau saat ini stok dosis vaksin di gudang tidak ada atau kosong, kami sudah ajukan permintaan di provinsi dan kita tunggu pendropingan vaksin dari mereka itu 10 hari kerja setelah pengajuan jadi kita tunggu tanggal 28 juli ya," urainya, Jumat 23 Juli 2021.

Dijelaskannya, usulan Dinas Kesehatan pada beberapa waktu lalu sebesar 10.500 dosis hanya disanggupi pemprov sebesar 7.000 dosis untuk tahap I dan II.

Baca juga: Pemkot Dinilai Tidak Konsisten Dalam Pelayanan Vaksin Bagi Warga Kota Kupang

Semua vaksin tersebut, kata Tiurmasari, telah didistribusikan ke faskes-faskes yang di Kota Kupang.

Dalam pekan ini, pemprov juga belum melakukan penyaluran vaksin ke Dinas Kesehatan Kota Kupang, untuk itu tenaga kesehatan yang bertugas harus diistirahatkan sambil menunggu distribusi dari pemprov dengan waktu 10 hari.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved