Breaking News:

Berita Kota Kupang

Dugaan Penggelapan Rp 1,3 Miliar di Kupang, Windy Lay Dipenjara 3 Tahun 6 Bulan dan Jaksa Banding 

dikurangi sepenuhnya selama terdakwa  berada  dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sidang perkara penipuan penggelapan dengan terdakwa WL di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang. 

Dugaan Penggelapan Rp 1,3 Miliar di Kupang, Windy Lay Diputus Penjara 3 Tahun 6 Bulan dan Jaksa Banding 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --  Majelis hakim  pengadilan negeri kelas IA Kupang memutus kasus dugaan penggelapan oleh Terdakwa Windy Lay. 

Dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang pada Selasa 29 Juni 2021 lalu, majelis hakim memutuskan Terdakwa WL dengan putusan penjara 3 tahun 6 bulan. 

Hakim menyebut terdakwa Windy Lay telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana penggelapan

Selain menjatuhkan pidana penjara 3 tahun 6 bukan kepada terdakwa, pengadilan juga memetakan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari lamanya masa tahanan. 

Baca juga: Di Kota Kupang, Satu Pasien Terpapar Virus Varian Delta Dikabarkan Meninggal Dunia

Sidang perkara pidana dengan nomor 49/Pid.B/2021/PN.Kupang itu dipimpin ketua majelis hakim, Budi Aryono, SH.,MH, yang didampingi dua hakim anggota, Rahmat Aries, SH.,MH., dan Maria Paula Nino. 

Sebelumnya, dalam sidang tuntutan yang digelar pada Senin, 21 Juni 2021, jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan, dikurangi sepenuhnya selama terdakwa  berada  dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Terdakwa dituntut pidana “Penggelapan” sebagaimana dalam Dakwaan Kesatu Pasal 372 KUHP.

Dalam perkara tersebut, sebelumnya JPU mendakwa WL melanggar pertama, pasal Pasal 372 KUHP atau kedua Pasal 378 KUHP.

Baca juga: Dampak Ambil Paksa Jenazah Covid di Kota Kupang, Dua Anggota Keluarga Tertular Virus Covid-19

Akibat perbuatan terdakwa tersebut pelapor atau korban, Yano Laemonta mengalami kerugian hingga sebesar Rp. 1.240.908.676. (*) 

Berita Kota Kupang terkini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved