Breaking News:

SEGERA Cair Subsidi Gaji 2021 Senilai Rp 1 Juta, Ini Syaratnya Untuk Mendapatkan BSU 2021

Dijelaskan Ida Fauziyah, sekitar 8 juta pekerja yang akan menjadi penerima BSU tahun 2021. Selain itu, BSU diprioritaskan bagi para pekerja yang upah

Editor: John Taena
DOK. Humas Kemenaker
Menaker Ida Fauziyah saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) PPKM Darurat dengan Kadis Ketenagakerjaan provinsi dan kabupaten atau kota seluruh wilayah Jawa - Bali, serta Kadin dan Apindo secara virtual, Jumat 8 Juli 2021. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji akan segera dicairkan pada 2021 senilai Rp 1 juta, pihak pemerintah telah siap gelontorkan dana Rp 8 triliun bagi 8 juta pekerja.

Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bakal diberikan lagi kepada para pekerja pada tahun 2021 ini.

Sedikitnya terdapat delapan juta pekerja yang akan mendapat BSU dari pemerintah pada tahun ini.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan siap menggelontorkan dana senilai Rp 8 triliun untuk program BSU 2021.

Bantuan tersebut bakal diberikan kepada para pekerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan upah dibawah Rp 3,5 juta.

Baca juga: 8 Juta Pekerja Akan Mendapat BSU Senilai Rp 1 Juta, Pemerintah Siap Gelontorkan Dana Rp 8 Triliun

ilustrasi uang-subsidi gaji atau bantuan subsidi upah bakal dicairkan lagi pada tahun 2021 senilai Rp 1 juta
ilustrasi uang-subsidi gaji atau bantuan subsidi upah bakal dicairkan lagi pada tahun 2021 senilai Rp 1 juta (istimewa)

Hal ini dikatakan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, saat menggelar konfrensi pers pada Rabu 21 Juli 2021.

Dijelaskan Ida Fauziyah, sekitar 8 juta pekerja yang akan menjadi penerima BSU tahun 2021.

Selain itu, BSU diprioritaskan bagi para pekerja yang upahnya di bawah Rp 3,5 juta.

Menurut Ida Fauziyah, jumlah penerima subsidi gaji kali ini sebanyak 8 juta pekerja dengan total anggaran Rp 8 triliun.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Subsidi Upah Rp 500 Ribu/bulan Bagi Pekerja yang Penuhi Syarat Ini

"Jumlah penerima sebanyak 8 juta pekerja, dengan demikian butuh anggaran Rp 8 triliun," jelas Ida dalam konferensi pers, Rabu 21 jULI 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved