Breaking News:

Berita Nasional

Said Dudu Heran, Aturan Melarang Rektor UI Rangkap Jabatan, Pemerintah Malah Diam-Diam Ubah Aturan

Rektor UI (universitas Indonesia), Prof. Ari Kuncoro kini jadi sorotan publik. Ini terjadi karena yang bersangkutan merangkap jabatan.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA
Ketua Majelis Wali Amanat UI, Saleh Husin bersama Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor UI Periode 2019-2024. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Rektor UI (universitas Indonesia), Prof. Ari Kuncoro kini jadi sorotan publik. Ini terjadi karena yang bersangkutan merangkap jabatan.

Selain sebagai Rektor UI, Prof Ari Kuncoro juga diketahui merangkap jabatan sebagai Komisaris Independen salah satu BUMN di Tanah Air.

Rangkap jabatan tersebut menjadi sorotan. Karena sesuai aturan, seorang rektor dilarang mengemban jabatan strategis lain di luar kampus.

Ironisnya, ketika publik menyoroti soal ini, tiba-tiba Statuta Universitas Indonesia langsung diubah.

Baca juga: Rektor UI Rangkap Jabatan di BUMN, Nitizen Sebut Begini: Kalau Dulu Setya Novanto Yang Diolok-Olok

Statuta UI yang sebelumnya di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melarang rektor merangkap jabatan, kini justeru diubah oleh pemerintah.

Perubahan statuta itu, yakni Presiden Jokowi membolehkan Rektor merangkap jabatan.

Terhadap kondisi itulah, Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu memberikan catatan khusus.

Said Dudu merasa heran bahkan bingung karena Statuta Universitas Indonesia diubah, hanya karena rektornya merangkap jabatan.

Said Dudu malah berasumsi, sebelum Rektor Ari Kuncoro melanggar aturan, Menteri BUMN, Erick Thohir justeru terlebih dahulu telah melanggar hukum.

Baca juga: Pasca Kritik Presiden Jokowi, BEM UI Tembak Ketua KPK, Firli Bahuri Diberi Medali Merah, Maksudnya?

Hal itu terkait erat dengan penempatan sang rektor sebagai wakil komisaris di perusahaan  milik negara.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved