Breaking News:

Waspada Rabies, Ahmad Imbau Warga Ende Kandangkan Anjing

Warga Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) diimbau untuk waspada terhadap gigitan, cakaran dan air liur hewan penular rabies (anjing, ku

Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Ahmad Gulung Kabid P2P Dinkes Ende 

Waspada Rabies, Ahmad Imbau Warga Ende Kandangkan Anjing

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - Warga Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) diimbau untuk waspada terhadap gigitan, cakaran dan air liur hewan penular rabies (anjing, kucing, monyet dan kelelawar).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Ahmad Gulung, menyebut hingga saat ini tercatat ada 380 kasus gigitan anjing terhadap warga.

Menurutnya, dari 380 kasus tersebut, ada 9 kasus hewan terkonfirmasi positif rabies setelah dilakukan uji di Laboratorium Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende.

"9 ekor yang p

Baca juga: Temukan Varian Kopi Berkualitas dari 11 Kabupaten di Bacarita Cafe

Kendati demikian, lanjut Ahmad, seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Ende tetap jadi perhatian serius. "Karena rabies di Ende sudah menyebar di seluruh kabupaten Ende," ujarnya.

Terkait kondisi warga yang terkena gigitan anjing, Ahmad menerangkan, semuanya sudah sembuh dan dalam kondisi sehat dan bugar.

Menurutnya, hal itu karena para pasien patuh pada prosedur penanganan. "Sembuh semua karena di patuh terhadap aturan vaksin pertama, kedua, dan ketiga sesuai waktu atau jadwal yang kita berikan kepada pasien," pungkas Ahmad.

Dia menerangkan, jika ada warga yang terkena gigitan, cakaran atau air liur hewan penular rabies, maka segera cuci bagian tubuh yang terkena gigitan dengan mengalir, menggunakan sabun sampai darahnya keluar. 
"Setelah itu ke Puskesmas untuk mendapatkan suntikan vaksin anti rabies," pungkas Ahmad. 

Selain itu, hewan yang menggigit, dipotong kepalanya untuk dibawa ke Laboratorium Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende untuk diuji. 

Dia mengatakan masyarakat juga perlu mengkandangkan hewan - hewan penular rabies, terutama anjing, yang paling banyak di Kabupaten Ende.

"Seharusnya warga kandangkan anjingnya atau di ikat jangan berkeliaran karena sangat berbahaya," Imbau Ahmad. *)

Berita Ende Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved