Bupati Belu, dr. Agus Taolin Pimpin Pasukan Perang Lawan COVID-19. Simak Liputannya

Pasukan yang dinamakan brigade pencegahan covid-19 ini melibatkan unsur pemerintah yang dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Belu, T

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUPATI- Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD saat memakai masker kepada warga di Pasar Baru, Jumat 9 Juli 2021.  

Bupati Belu, dr. Agus Taolin Pimpin Pasukan Perang Lawan COVID-19. Simak Liputannya

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, 

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD memimpin pasukan untuk "perang" melawan COVID-19 di Kabupaten Belu, Jumat 9 Juli 2021. 

Pasukan yang dinamakan brigade pencegahan covid-19 ini melibatkan unsur pemerintah yang dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Belu, TNI-Polri dan stakeholder lainnya. 

Pasukan brigade pencegahan covid-19 ini berkeliling Kota Atambua dari titik star di Kantor Bupati Belu. Sepanjang jalan, pemerintah menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar disiplin menerapkan prokes yakni, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Kemudian, memberikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi larangan yang telah dikeluarkan pemerintah terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Baca juga: Ajak Warga Cinta Alam dan Air, Ini Yang Dilakukan Dandim Sikka

Di sejumlah titik, Bupati dan Wakil Bupati Belu turun dari mobil untuk membagikan masker seraya menghimbau kepada masyarakat agar disiplin menjalankannya. 

Kepada wartawan, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD mengungkapkan, saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Belu cenderung meningkat. Untuk itu, langkah kongkret yang dilakukan pemerintah adalah mensosialisasikan secara masif tentang protokol kesehatan dan kebijakan pemerintah yang melarang acara keramaian selama pandemi. 

Sebagai Bupati, ia turun langsung ke lapangan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat. 

"Jadi kegiatan hari ini sebagai langkah kongkret pemerintah untuk pencegahan covid-19 di Kabupaten Belu. Sebagai Bupati saya turun langsung memberikan himbauan kepada masyarakat", ungkap Bupati Belu. 

Baca juga: 61 Petugas RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang - NTT Positif Covid-19, Mayoritas Tanpa Gejala 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam ini mengatakan, pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar jangan panik tapi juga jangan lengah dengan covid-19. 

"Jangan anggap enteng covid ini Jangan abaikan. Kita tahu masyarakat juga jenuh kapan berakhirnya virus ini atau pandemi ini", ujarnya. 

Lanjutnya, untuk mengatasi, mengakhiri bahkan menyetop virus ini maka langkah yang kita harus lakukan adalah mematuhi protokol kesehatan lima M yakni, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Dalam waktu bersamaan, pemerintah juga melakukan tiga T,  yaitu, Test, Tracing dan Treatment. Pemerintah melalui dinas kesehatan terus melakukan test rapid antigen bagi masyarakat di Kabupaten Belu secara bertahap.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved