Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 7 Juli 2021: Pergilah dan Beritakanlah, Kerajaan Surga Sudah Dekat
Kepedulian sosial muncul karena gerakan hati nurani terdalam manusia. Mereka rasa prihatin dengan nasib sesama.
Renungan Harian Katolik Rabu 7 Juli 2021: Pergilah dan Beritakanlah, Kerajaan Surga Sudah Dekat (Kejadian 41: 55 - 57; 42: 5-7, 17-24; Mt 10: 1-7)
Oleh: RD. Ambros Ladjar
POS-KUPANG.COM - Kepedulian sosial muncul karena gerakan hati nurani terdalam manusia. Mereka rasa prihatin dengan nasib sesama.
Gereja berperan aktif sebagai sponsor dalam menghadapi masalah global. Sebab itu dibangun semangat persaudaraan, kerjasama, dialog, solidaritas, keadilan sosial, keterbukaan dan perhatian kepada kaum miskin dan para penderita.
Hal ini didasari oleh suatu keyakinan iman yang kuat sesuai teladan hidup Yesus Sang Guru ketika hidup di tanah Israel.
Yusuf orang Ibrani yang dijual sudah menjadi Mangkubumi (Perdana Penteri) di Mesir. Ia gunakan hartanya untuk kebaikan seluruh rakyat dari mana pun.
Dalam tugas itu saudara-saudaranya pun tak luput dari perhatian. Biarpun dulu mereka pernah khianati dia, tapi tak dihitung Yusuf. Ia memaafkan mereka dengan tulus, bahkan masih memberikan mereka kesempatan untuk hidup layak.
Teladan Yusuf jadi inspirasi panggilan para rasul. Yesus memanggil mereka masing-masing dengan namanya agar melanjutkan misi perutusan injil.
Mulanya tugas ini hanya sebatas orang Israel. Barulah setelah kebangkitan Yesus, misi ini makin diperluas kepada segala bangsa.
Para rasul harus rela berbagi sesuai kebutuhan manusia pada zamannya.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 7 Juli 2021: Starting Twelve
Ada tiga tugas para rasul yang juga menjadi tugas kita. Mewartakan Injil, mengusir roh jahat dan melenyapkan segala penyakit.
Misi ini adalah estafet kita di masa kini. Tuhan membutuhkan kita selaku mitra kerja-Nya guna mewartakan injil. Sebab itu butuh penyerahan diri secara total dalam karya dan kesaksian.
Ada yang bukan kaum tertahbis, punya kharisma, maka banyak orang percaya. Ada juga yang punya kharisma, tapi mengecilkan peran Tuhan.
Lebih celaka lagi jika orang rasa diri hebat. Akibatnya bukan injil yang diwartakan, tapi popularitas diri, karena bisa bantu orang mengusir setan. Orang lupa, bakat dan kemampuan kita adalah anugerah Tuhan untuk kebaikan sesama.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 6 Juli 2021: Pekerja Berbelas Kasih
Salam sehat di hari Rabu, awal bulan buat semuanya. Tetap taat menjaga Prokes. Tuhan memberkati segala aktivitas hidup keluarga kita masing-masing dengan kesehatan, keberuntungan, sukses dan sukacita hidup. Amin.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-ambros-ladjar_01.jpg)