Breaking News:

Kadis Nakertrans TTU  : 75% Perusahaan  Belum Daftarkan Karyawan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kami telah menjadwalkan waktu ekstra  untuk melakukan sosialisasi setiap tahun terkait kewajiban

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pengacara PT SKM dan eks karyawan PT SKM beserta pendampingnya saat melakukan mediasi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi TTU 

Kadis Nakertrans TTU  : 75% Perusahaan  Belum Daftarkan Karyawan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU-Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT, Simon Soge menyebut, sebanyak 75% perusahaan di Kabupaten TTU, belum mendaftarkan para karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun jaminan keselamatan kerja karyawannya.

Banyaknya perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan disebabkan karena rendahnya kesadaran pemilik perusahaan akan hak-hak tenaga kerja.

Dengan demikian,  Pemerintah Kabupaten TTU melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), akan terus melakukan pendampingan penyusunan peraturan perusahaan, perjanjian kerja, jaminan kesehatan dan jaminan keselamatan pada  perusahaan-perusahaan di TTU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Utara, Simon Soge, merespon pertanyaan wartawan perihal pernyataan Deni Kibenu eks Karyawan PT Sari Karya Mandiri perihal semua karyawan PT SKM yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten TTU Gelar Musyawarah Luar Biasa

"Hampir sebagian besar  atau sekitar 75 persen dari total perusahaan yang ada di Kabupaten TTU. Kami telah menjadwalkan waktu ekstra  untuk melakukan sosialisasi setiap tahun terkait kewajiban tersebut," ungkapnya, Selasa, 29 Juni 2021 lalu.

Meskipun begitu,  lanjutnya, kesadaran owner perusahaan hingga saat ini  masih rendah. Saat ini Nakertrans TTU, sedang melakukan pendampingan penyusunan peraturan perusahaan dan perjanjian kerja.

Ia menambahkan,  Nakertrans TTU tengah dalam proses pembinaan dan pendampingan untuk karyawan. 

" Saat ini terdapat tiga perusahaan yang progresnya sudah berjalan yakni Jabalmart Kefamenanu, MutisQua dan satu perusahaan lainnya di Insana," jelas Simon.

Baca juga: Masuk Daftar Daerah Miskin Inovasi, Sekda Kabupaten TTU Janji Berbenah

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved