Breaking News:

Wagub NTT Nae Soi Akui Vaksinasi Lambat, Minta Para Bupati Inovasi Percepatan Vaksin di Daerah

Progres vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTT tergolong masih berjalan lambat. Hal tersebut juga diakui oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wagub NTT Josef Nae Soi 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Progres vaksinasi Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur tergolong masih berjalan lambat. Hal tersebut juga diakui oleh Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi.

"Walaupun kita kekurangan vaksin dari pusat tapi vaksin yang ada di NTT ini sangat terlambat disalurkan (vaksinasi)," ujar Wagub Josef Nae Soi kepada POS-KUPANG.COM usai menerima vaksin Corona Sinovac di rumah jabatan Wakil Gubernur NTT, Minggu 4 Juli 2021.

Josef Nae Soi tidak menampik lambanya progres vaksinasi oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan di masing masing kabupaten dan Kota Kupang. Karena itu, mantan anggota Fraksi Golkar DPR RI tiga periode itu meminta upaya serius pemerintah daerah untuk akselerasi dan percepatan vaksinasi kepada masyarakat.

"Kepada bupati atau kepala daerah, tolong gerakkan Dinkes supaya masyarakat bisa divaksin lebih cepat. Saya meminta dan menghimbau supaya jangan terlambat vaksin," ujar Josef Nae Soi.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak 12-17 Tahun, Bagaimana Mekanisme Pelaksanaannya, Apa Rekomendasi IDAI

Ia mengatakan, perlu upaya dan inovasi mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat jika partisipasi masyarakat untuk vaksin belum memenuhi target dan ekspektasi pemerintah.

Ia juga menyebut, upaya percepatan vaksinasi juga dapat dilakukan dengan pendekatan kepada kelompok kelompok sasaran, yakni kelompok masyarakat berdasarkan ruang pekerjaan, wilayah dan sebagainya.

Selain itu, kepada masyarakat, Josef Nae Soi juga meminta untuk aktif menjangkau lokasi vaksin di daerah.

"Ayo Beramai ramailah datang ke rumah sakit dan datang ke tempat vaksin supaya kita segera memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan mencapai heard immunity," ajak dia.

Baca juga: Presiden : Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak Usia 12-17 Tahun Bisa Dilaksanakan

Setelah vaksin, Josef Nae Soi mengaku tidak merasakan sakit saat disuntik oleh petugas vaksinator. Bahkan ia menyebut hal tersebut seperti mengulang pengalaman vaksinasi pada masa kanak kanak. Karenanya ia mengajak masyarakat tidak takut untuk divaksin.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved