Breaking News:

Pelaku Curnak Dibekuk Polisi

Penangkapan DPO Curnak di Sumba Timur, Pelaku Sempat Menghunus Pedang 

keputusan untuk melakukan tindakan tegas terukur, yakni dengan menembak kaki DPO Rimbang beberapa kali

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Dokumentasi Polres Sumba Timur
Tim gabungan Polres Sumba Timur saat membekuk DPO pelaku pencurian ternak di Kecamatan Nggaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat 2 Juli 2021 malam. 

Penangkapan DPO Curnak di Sumba Timur, Pelaku Sempat Menghunus Pedang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian ternak (curnak) di Sumba Timur, Ndilu Y. Wali alias Rimbang (40) sempat menghunus pedangnya saat hendak dibekuk tim gabungan dari Polres Sumba Timur, Jumat 2 Juli 2021 sekitar pukul 23.58 wita.

"Ketika tim gabungan mengepung rumah DPO kasus curnak atas nama  Rimbang dan lima personel mendekatinya  yang sedang duduk di belakang rumah. Saat itu Rimbang menyadari kehadiran polisi sehingga dia sempat menghunus pedang dari pinggangnya," ujar Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK, Sabtu 3 Juli 2021.

Menurut Handrio, Rimbang adalah DPO kasus curnak yang dilaporkan korban ke Polsek Lewa masing-masing dengan laporan polisi Nomor LP/22/IV/2017/NTT/Res ST/Sek Lewa,  tanggal 14 April 2017 dan  P/38/IV/2021/NTT/ResST tanggal 14 April 2021.

"Tim gabungan dari Satuan Intelkam dan Satuan Reskrim Polres Sumba Timur berhasil menangkap Rimbang di Kampung Praidjawa, Desa Praikarang, Kecamatan Nggaha Ori Angu. Saat hendak ditangkap, pelaku curnak yang masuk DPO ini sempat mencabut parangnya," kata Handrio.

Baca juga: Penangkapan Pelaku Curnak di Sumba Timur, Pelaku Sudah Masuk DPO

Dijelaskan, melihat pelaku yang menghunuskan pedang, tim gabungan langsung melakukan tembakan peringatan beberapa kali, sehingga pelaku  melarikan diri masuk ke dalam rumahnya melewati banyak orang yang sedang beristirahat di rumahnya.

"Saat itu Rimbang keluar melalui pintu depan dan melompat menuju arah personel  sambil menghunuskan parangnya. Karena melihat pelaku menghunus pedang, maka tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim, IPTU. Salfredus Sutu,S.H dan Kasat Intelkam, IPDA. Suparjo mengambil keputusan untuk melakukan tindakan tegas terukur, yakni dengan menembak kaki DPO Rimbang beberapa kali," jelas Handrio.

Dikatakan, pelaku rupanya tidak menyerah, bahkan justru mengayunkan parangnya ke personel yang berada  di posisi ketinggian (tanah lebih tinggi), namun oleh tim gabungan langsung  menembak kakinya sehingga  terjatuh.

"Saat tim fokus mengamankan Rimbang dan mengikat kedua pahanya, terdengar lemparan batu di atas seng dari beberapa orang di belakang rumah. Ketika masyarakat banyak berteriak memprovokasi untuk melakukan perlawanan, maka tim gabungan langsung melakukan tembakan peringatan beberapa kali untuk menurunkan mental massa," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Polres Sumba Timur Bekuk Pelaku Pencurian Ternak

Handrio mengatakan, setelah membekuk pelaku, tim gabungan  membawa pelaku ke atas  truk dan membawanya menuju Puskesmas Nggaha Ori Angu untuk dilakukan tindakan awal medis. (*)

Berita Kabupaten Sumba Timur Terkini

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved