Pencurian di Sumba Timur

Penangkapan Pelaku Pencurian Uang di Sumba Timur -Ini Total Uang yang Dicuri

M. Tolib pelaku pencurian uang yang dibekuk aparat Polres Sumba Timur akibat dilaporkan telah mencuri uang sebesar Rp 53.784.000

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Dokumentasi Humas Polres Sumba Timur
Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono,S.IK memantau langsung pelaku pencurian uang di depan ruang Satreskrim polres setempat, Selasa 29 Juni 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - M. Tolib pelaku pencurian uang yang dibekuk aparat Polres Sumba Timur akibat dilaporkan telah mencuri uang sebesar Rp 53.784.000. Uang ini dicuri dari jok sepeda motor milik Marthen Rubu.

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono,S.IK menyampaikan hal ini Selasa 29 Juni 2021.

Menurut Handrio, M. Tolib berhasil dibekuk polisi pada Selasa 29 Juni 2021 sekitar pukul 13.00 wita.

Pelaku ditangkap karena melakukan pencurian uang pada Selasa 15 Juni 2021 lalu sekitar pukul 10.00 wita.

Baca juga: Pencurian Uang di Sumba Timur -- Pelaku Mencuri Uang di Jok Sepeda Motor

"Jadi pelaku pencurian uang yang dibekuk Polres Sumba Timur itu adalah pelaku yang mencuri uang pada 15 Juni lalu. Kasus pencurian itu dilaporkan oleh korban atas nama Marthen Rubu," kata Handrio.

Dijelaskan, sesuai laporan polisi LP/B/88/VI/SPKT/Polres Sumba Timur/POLDA NTT, bahwa kehilangan uang di jok sepeda motor milik Marthen Rubu sebesar Rp 53 juta lebih.

"Setelah menerima laporan itu, polisi bergerak cepat dan melakukan penyelidikan. Akhirnya, pada Selasa 29 Juni 2021 ,pelaku berhasil kita tangkap," katanya.

Ditanyai uang yang hilang itu apakah milik korban atau milik siapa, Handrio mengatakan, uang itu adalah uang gaji ke-13 milik 12 ASN pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Sumba Timur.

Baca juga: BREAKING NEWS - Polres Sumba Timur Bekuk Pelaku Pencurian Uang

"Korban adalah bendahara pada Dinas Transnaker Sumba Timur dan kasus itu terjadi setelah korban mengambil uang dari Bank NTT. Uang itu disimpan di jok sepeda motor," katanya.

Setelah itu, korban menuju ke tempat foto copy di Matawai untuk mengcopy KTP, NPWP, kartu keluarga dan akta nikah.

"Usai foto copy korban ke sepeda motor untuk mengambil uang di bawah jok sepeda motor. Saat itu, kunci jok sepeda motor rusak, sehingga pelaku membuka jok dengan tangan kanan. Saat itu jok terbuka, namun korban tidak mendapati uang yang disimpannya," ujar Handrio.

Lebih lanjut dikatakan, korban langsung membuat laporan polisi sehingga polisi menindaklanjuti, akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Selasa 29 Juni 2021. (*)

Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved