Kades Hoder :Besok Korban Meninggal Dunia Dimakamkan
Kades Hoder, Martina mengaku 4 korban yang meninggal dunia karena keracunan ikan buntal akan dimakamkan keluarga,besok, Selasa, 29 Juni 2021
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Kades Hoder, Martina mengaku 4 korban yang meninggal dunia karena keracunan ikan buntal akan dimakamkan keluarga,besok, Selasa, 29 Juni 2021.
Pemakaman akan dilakukan keluarga korban bersama pemerintah desa.
“Besok rencananya 4 korban yang meninggal dunia dimakamkan keluarga. Saya lagi rapat bersama keluarga korban di Desa Hoder, Kecamatan Waigete,” kata Kades Martina kepada POS-KUPANG.COM dari Waigete, Senin, 28 Juni 2021 siang.
Ia menjelaskan, pihak desa sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa 13 warga. Di mana dari 13 warga yang makan ada 4 orang yang meninggal dunia, 8 jalani perawatan karena kritis dan satu telah sehat.
Baca juga: Wakil Bupati Malaka Perintahkan OPD yang Tunggak PKB Segera Dilunasi, Begini Penegasannya
“Kejadian ini sungguh menyedihkan dan kami dari pemerintah desa sangat terpukul dengan peristiwa ini,” kata Kades Martina.
Sementara itu, data dari Kapolres Sikka, AKBP Sajimin menuturkan, para korban mengkonsumsi ikan beracun yang dimasak seorang ibu rumah tangga.
Ikan itu didapat dari suaminya yang pergi melaut di Pantai Waigete.
“Sehabis melaut ikan itu diberikan kepada istrinya lalu diolah dan dimakan warga.Habis makan warga mual, pusing dan mulut gatal. Mereka lalu dibawa ke RSU Maumere,” papar Kapolres Sajimin.
Baca juga: Petani ini Tewas hanya Karena Ingin Menjebak Tikus di Sawahnya,Begini Kronologisnya
Atas kejadian ini, tegas Kapolres Sajimin, polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan mengamankan pasutri dari Hoder dalam rangka proses penyelidikan.
Sebelumnya, Kades Hoder, Martina mengaku prihatin dan sedih lantaran kasus keracunan ikan buntal di desanya memakan korban nyawa 4 orang.
Sedangkan 9 lainnya menjalani perawatan dengan satu warga sudah dipulangkan karena sudah sembuh dan 8 lainnya masih dirawat dalam kondisi kritis.
“Saya prihatin dan semoga yang masih kritis bisa sembuh. Kejadian keracunan ikan buntal ini sepengetahuan saya sebagai kades baru pertama kali terjadi. Sebelum saya menjadi kades pun tidak ada kejadian seperti ini. Terus terang saya sangat terpukul dengan kejadian. Semoga keluarga yang anggota keluarganya meninggal bisa kuat,” kata Kades Martina di RSUD Maumere saat ditemui wartawan, Minggu, 27 Juni 2021 malam.
Baca juga: Begini Peringatan BMKG Hari Ini, Waspadai Potensi Kebakaran Lahan di Wilayah NTT, Simak Infonya
Ia mengatakan, sampai saat ini korban meninggal dunia ada 4 orang. Dari empat yang meninggal dunia ini ada yang masih ada hubungan keluarga.
“Tadi ada bapaknya meninggal lalu anak perempuannya ikut meninggal dunia. Satu rumah ada dua orang yang meninggal dunia. Para korban yang meninggal dunia dan menjalani perawatan tinggal di satu RT. Semua korban makan ikan yang sudah dimasak oleh seorang warga bernama Maria. Maria dapat ikand dari mana saya sendiri belum tahu. Saya masih fokus untuk penanganan korban yang meninggal dan dirawat,” ujar Kades Martina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ruangan-jenasah-rsud-maumere.jpg)