Pertama di NTT, Kadiv Pemasyarakatan Puji Inovasi Lapas Lembata Bagi Kemandirian Warga Binaan
Selain melakukan monitoring dan evaluasi, Kamis, 24 Juni 2021, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mulyadi juga berkesempatan melaunching pro
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Pertama di NTT, Kadiv Pemasyarakatan Puji Inovasi Lapas Lembata Bagi Kemandirian Warga Binaan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM,LEWOLEBA - Selain melakukan monitoring dan evaluasi, Kamis, 24 Juni 2021, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mulyadi juga berkesempatan melaunching program inovasi unggulan Budidaya Edukasi Tanaman Hias (BENIH) yang ada di halaman depan Lapas Lembata.
Budidaya Edukasi Tanaman Hias (BENIH) merupakan salah satu Program Inovasi Unggulan Lapas Lembata yang dikembangkan oleh warga binaan Lapas Lembata melalui pelatihan dan pengawasan oleh petugas Lapas.
Inovasi BENIH sendiri merupakan media penyalur kreativitas warga binaan dalam bidang budidaya tanaman hias. Juga sebagai tempat untuk melakukan edukasi tentang proses awal budidaya tanaman sampai dengan penanaman dan perawatannya kepada masyarakat dalam hal ini pengunjung.
Kepada wartawan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Mulyadi memuji inovasi tersebut sebagai yang pertama di NTT.
"Ini jarang dilakukan di tempat lain. Mungkin di Lembata saja.
Baca juga: Kadiv Pemasyarakatan Disambut Tarian Hedung Warga Binaan Lapas Kelas III Lembata

Dia berharap para petugas Lapas Lembata juga melakukan pembinaan secara tulus kepada para warga binaan.
Kepala Lapas Kelas III Lembata Andreas Wisnu Saputro menuturkan inovasi unggulan edukasi tanaman hias tersebut bertujuan untuk melatih kemandirian warga binaan dan memupuk semangat berwirausaha mereka.
Menurut dia, dampak untuk masyarakat juga ada dari inovasi tanaman hias ini karena masyarakat bisa belajar bercocok tanam dan merawat tanaman hias di area Budidaya Edukasi Tanaman Hias (BENIH) Lapas Lembata.
Selain BENIH, Andreas Wisnu Saputro juga memastikan bahwa inovasi lainnya akan selalu ada di Lapas Lembata termasuk menggelar Pasar Unggulan Lapas (Paus) yang memasarkan aneka kerajinan warga binaan. *)