Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Bahas Palestina (2-Selesai)
Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Jaelani tidak bisa memastikan bantuan masyarakat Indonesia untuk warga Palestina
Kita mengharapkan hal ini dapat dinyalakan kembali, tentunya untuk mewujudkan itu, itu bukan hal mudah. Karena saya tidak tahu posisi terakhir dari pemerintah Bennet yang baru terbentuk ini. Apalagi mereka ini kabinet koalisi, di mana perdana menteri dalam dua tahun akan diganti, dua tahun lagi dari kelompok agama yang akan naik.
Perlu tidak kita menjalin hubungan dengan pemerintahan baru Israel?
Persoalan ini sudah terlampau sering disampaikan ke kita. Bahkan beberapa bulan lalu banyak pihak yang berpandangan bahwa Indonesia perlu melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.
Dalam hal ini Presiden Jokowi telah bersikap tegas sekali. Pada 16 Desember, saat menghubungi pemerintah Palestina, Pak Jokowi mengatakan bahwa, terlepas dari dinamika di Timur Tengah, Indonesia tidak akan pernah melakukan normalisasi dengan Israel sampai terwujudnya kemerdekaan Palestina berdasarkan perdamaian yang komprehensif.
Oleh karenanya, buat kita yang terpenting adalah kedua pihak dapat berdamai. Apabila kita ingin mendukung rakyat Palestina, maka kita harus bersikap seperti itu. Sikap yang lebih berkompromi, justru akan melunakkan, dan memperkuat posisi Israel dalam proses perundingan. (tribun network/lucius genik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dirjen-asia-pasifik-dan-afrika-kemenlu-ri-abdul-kadir-bahas-palestina-2-selesai.jpg)