Breaking News:

Laporan Keberadaan Orang Asing Bisa Pakai Smartphone

Imigrasi Atambua mensosialisasikan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) berbasis android kepada pengelola penginapan dan hotel di Hotel Ki

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
SOSIALISASI----Imigrasi Atambua mensosialisasikan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) berbasis android kepada pengelola penginapan dan hotel di Hotel Kings Star, Kamis 10 Juni 2021.  

Laporan Keberadaan Orang Asing Bisa Pakai Smartphone

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA----Monitoring dan pelaporan tentang keberadaan orang asing melalui aplikasi APOA semakin mudah karena bisa menggunakan Smartphone. Dulu, aplikasi ini menggunakan website tetapi sekarang berbasis android. 

Cara penggunaan aplikasi berbasis android ini disosialisasikan Kantor Imigrasi Atambua kepada pelaku usaha hotel, penginapan di Hotel Kings Star, Kamis 10 Juni 2021.

Kepala Imigrasi Atambua, K.A Halim mengatakan hal ini kepada wartawan, Kamis 10 Juni 2021. Dikatakannya, Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) berbasis android merupakan inovasi dari aplikasi yang digunakan sebelumnya melalu website. 

Aplikasi ini wajib dimiliki pengelola usaha hotel, penginapan, kampus, sekolah, kantor pemerintah dan perusahaan yang biasa dikunjungi orang asing. 

Menurut Halim, pelaporan orang asing mengacu pada UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Di pasal 72 disebutkan, pemilik atau pengurus tempat penginapan wajib memberikan data mengenai Orang Asing yang menginap di tempat penginapannya jika diminta oleh Pejabat Imigrasi yang bertugas.
Kemudian, pasal 177 pemilik atau pengurus tempat penginapan yang tidak memberikan keterangan atau tidak memberikan 
data Orang Asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 72 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) 
bulan atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta. 

Kata Halim, kelebihan aplikasi berbasis android ini adalah mampu memantau apa saja kegiatan WNA sejak masuk sampai keluar dari Indonesia. 

Aplikasi ini juga memberikan kemudahan bagi pelaku atau pengelola hotel dan penginapan dalam melaporkan keberadaan orang asing. Lewat aplikasi ini, pihak hotel tidak lagi melapor secara manual seperti sebelumnya. Tidak lagi harus ke kantor imigrasi. 

Manfaat lain, melalui aplikasi ini bisa melaporkan tentang hal-hal yang mencurigakan atau ada perbuatan meresahkan yang dilakukan orang asing. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved