Breaking News:

Berlangsung 12 Jam, Ini Hasil Rapat Dengar Pendapat Terkait Penutupan Sumber Mata Air Bonleu - TTS

Berlangsung 12 Jam, Ini Hasil Rapat Dengar Pendapat Terkait Penutupan Sumber Mata Air Bonleu

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
PK/Dion Kota
Nampak suasana RDP yang digelar DPRD TTS bersama pemerintah dan perwakilan masyarakat Bonleu 

Berlangsung 12 Jam, Ini Hasil RDP Terkait Penutupan Sumber Mata Air Bonleu

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Kamis 10 Juni 2021, DPRD TTS menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah dan perwakilan masyarakat Bonleu di ruang sidang Paripurna. Dimulai sekitar pukul 10.00 WITA, RDP baru berakhir sekitar pukul 22.00 WITA dengan menghasilkan 5 point' Kesepakatan guna menyelesaikan masalah penutupan sumber mata air Bonleu.

"Hujan" interupsi mewarnai RDP yang dihadiri Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Wakil Bupati, Jhony Army Konay, Sekda TTS, Marthen Selan dan Para pimpinan OPD lingkup Pemda TTS ini. Mayoritas anggota DPRD Kabupaten TTS mendesak Pemda TTS untuk segera mencabut laporan polisi terkait dugaan pengrusakan jaringan perpipaan. DPRD mendorong Pemda TTS untuk duduk bersama masyarakat Bonleu guna menyelesaikan persoalan penutupan sumber mata air tersebut.

Bupati Tahun beralasan pihaknya melalui PDAM Soe hanya mengamankan aset daerah dengan membawa masalah tersebut ke ranah hukum. Dirinya menyebut sumber mata air Bonleu berada di wilayah cagar alam Mutis Timau.

Akibat penutupan sumber mata air Bonleu sendiri, suplai air PDAM Soe ke 6.918 pelanggan menjadi terganggu. 
Setelah berlangsung sekitar 12 jam, akhirnya RDP menghasilkan 5 point' Kesepakatan untuk menyelesaikan masalah penutupan sumber mata air Bonleu. Kelima point' tersebut yaitu, Pertama, Direktris PDAM Soe, bersedia berkoordinasi dengan Polres TTS dalam waktu 3×24 jam untuk menarik laporan polisi yang disampaikan sebelumnya.

Baca juga: Kabar Duka : Istri Menkumham, Elisye W Ketaren Meninggal Dunia, Dimakamkan di Sandiego Hills Sabtu

Baca juga: Perbaiki Jalan Rusak Dangka Bangka-Colol-Watunggong, Pemda Matim Pinjam Dana di Bank NTT

Kedua, Pemda bersama DPRD TTS bersedia menganggarkan kembali ruas jalan Fatumnutu-Bonleu sebesar Rp 3,5 Miliar.

Ketiga,  Pemda bersedia membuat kajian regulasi PERDA No. 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Imbal Jasa Lingkungan.

Keempat, PDAM Soe dan Masyarakat Bonleu bertanggung jawab bersama untuk mengalirkan kembali air dari sumber air Bonleu ke Pelanggan PDAM Soe, dan kelima, Pemda dan DPRD TTS  bertanggung jawab atas kesepakatan bersama untuk dilaksanakan. Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Bupati TTS, Wakil Bupati TTS, Direktur PDAM Soe, Pimpinan DPRD TTS dan perwakilan warga Bonleu.

Baca juga: Perahu Terbalik di Sumba Timur : Posal Waingapu dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban

Baca juga: Info Sport Euro 2020, Pelatih Wales Robert Page Ingin Raih Kemenangan di Laga Perdana vs Tim Swiss

" Kita berharap apa yang menjadi point' kesepakatan bersama ini bisa dijalan guna menyelesaikan persoalan penutupan sumber mata air Bonleu dan menjawab tuntutan masyarakat Bonleu terkait janji pemerintah di masa lalu. Kita berharap, dalam waktu yang tidak lama lagi, air Bonleu sudah bisa kembali mengalir ke Kota Soe guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Kami (DPRD TTS) akan mengawal pelaksanaan kesepakatan bersama ini," Ungkap Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau. (din)

Nampak suasana RDP yang digelar DPRD TTS bersama pemerintah dan perwakilan masyarakat Bonleu
Nampak suasana RDP yang digelar DPRD TTS bersama pemerintah dan perwakilan masyarakat Bonleu (PK/Dion Kota)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved