Breaking News:

Megawati-Prabowo Bakal Ditinggalkan Konstituen Jika Berduet Pada Pilpres 2024, Kata Siapa? Simak Ini

Meski saat ini Megawati Soekarnoputri & Prabowo Subianto digadang-gadang untuk maju pada Pilpres 2024, tapi hal itu diprediksi akan menuai kontroversi

Tribunnews.com
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersama Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Ir Sukarno yang menunggang kuda, Minggu (6/6/2021). (pdiperjuangan.id) 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -- Meski saat ini Megawati Soekarnoputri & Prabowo Subianto digadang-gadang untuk maju pada Pilpres 2024, tapi hal itu diprediksi akan menuai kontroversi.

Sejumlah kalangan menyebutkan bahwa pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto itu bakal tidak akan dipilih kalangan milenial.

Sejumlah lembaga survei mengungkapkan, bahwa jumlah pemilih muda yang berusia 17-40 tahun akan mendominasi suara pada Pemilu Presiden pada 2024 mendatang.

Pemilih muda atau biasa disebut sebagai pemilih yang berasal dari kalangan mileniel tersebut, mencapai 60 persen.

Para pemilih di kalangan ini, diprediksi lebih menginginkan regenerasi kepemimpinan, dibandingkan dengan mempertahankan kepemimpinan yang sudah berusia lanjut.

Pendapat tersebut diamini pula oleh Pengamat Politik dari UAI (Universitas Al Azhar Indonesia) Ujang Komarudin. Dia mengatakan, pemilih milenial umumnya menginginkan adanya regenerasi kepemimpinan.

Karenanya sosok seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kurang 'dilirik' oleh kalangan milenial.

"Mega-Prabowo pasangan tidak laku jual. Karena pasangan tua. Sedangkan tren pemilih di 2024 kurang lebih 60 persen pemilih muda atau milenial. Justru akan ditinggalkan," ujar Ujang kepada Tribun Network, Rabu 9 Juni 2021.

Ujang mengatakan skenario yang memungkinkan jika PDI Perjuangan berkoalisi dengan Gerindra, yang akan dipasangkan adalah Prabowo dengan Ketua DPR Puan Maharani. Dan, bisa saja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Puan.

"Skenarionya tetap Prabowo-Puan. Bisa jadi Anies-Puan. Prabowo akan masih maju karena tiga kali belum jadi. Karena 2024 tidak ada inkumben. Kader Gerindra juga mendorong-dorong Prabowo," tutur Ujang.

Halaman
123
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved