Breaking News:

Tersangka Mantan Anggota Polri Heru Banyak Lakukan Aksi Pencurian HP Korban di Bulan Mei-Juni 2021

Tersangka mantan anggota Polri Heru banyak lakukan aksi pencurian HP korban di bulan Mei-Juni 2021

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
Tersangka Mantan Anggota Polri Heru Banyak Lakukan Aksi Pencurian HP Korban di Bulan Mei-Juni 2021
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana.P. T. Binti, SIK, Jumat (30/4/2021)

Tersangka mantan anggota Polri Heru banyak lakukan aksi pencurian HP korban di bulan Mei-Juni 2021

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Tersangka  HSR alias Heru (29) mantan anggota Polri di Polairud Polda Polda NTT melakukan aksi penjamretan HP milik korban terbanyak di bulan Mei-Juni 2021 di beberapa wilayah di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. T. Binti melalui Kasatreskrim, Iptu Hasri Manasye Jaha kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 9 Juni 2021.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha menjelaskan bahwa laporan pencurian yang melibatkan tersangka Heru lebih dari empat laporan kasus.

Baca juga: Sambangi Tokoh Agama, Kajari TTU Minta Dukungan dalam Pencegahan dan Penanganan Kasus Korupsi 

Baca juga: Dirut TVRI Temui Wagub Josef Nae Soi di Kupang 

Hasil pemeriksaan sementara, tersangka Heru pasca dipecat dari anggota Polri dalam kurun waktu beberapa bulan melakukan aksi penjamretan.

"Kami menerima sejumlah laporan penjamretan oleh tersangka dengan modus serupa mencuri ponsel milik para korban kemudian melarikan diri dan cacatan kasus terbanyak pada bulan Mei- Juni 2021," jelas Hasri.

Terkait para korban penjamretan dominasi anak remaja yang berusia kurang dari 17 tahun yang mudah diperdaya oleh tersangka sehingga orangtua yang membuat laporan polisi.

Baca juga: Indomaret Rabu 9 Juni 2021 Promo Terbaru Super Hemat, 2 Nescafe Instan Rp19.800, Mie Sedap Rp6.900/3

Baca juga: Gubernur Dorong Pemuda GMIT Kembangkan Potensi Daerah

"Para korban dominasi remaja yang berstatus pelajar SMP dan SMA,  dengan mudahnya percaya dengan omongan tersangka saat melakukan aksinya meminjam ponsel milik korban untuk menelepon keluarganya, dan ketika korban lengah tersangka langsung melarikan diri membawa ponsel milik korban," terang Hasri.

Hasri menambahkan pasca mendengar bahwa tersangka Heru tertangkap, para korban yang pernah kehilangan ponsel dengan modus serupa  akan membuat laporan polisi sekaligus memastikan pelaku penjamretan itu orang yang sama atau bukan.

"Para korban bersama orangtuanya ingin membuat laporan polisi terkait kejadian penjamretan yang terjadi dalam kurun waktu April-Mei-Juni 2021 sekaligus memastikan pelakunya itu Heru atau orang lain, sehingga kami memastikan jumlah laporannya akan bertambah," ucapnya.

Terhadap tersangka Heru dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) terkait perbuatan pencurian disertai kekerasan.

Sementara itu, para penadah barang hasil curian juga akan mendapat jeratan Pasal 480 ayat (1) dan (2) KUHP Tentang Penadahan barang hasil kejahatan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved