Breaking News:

Terkait Kasus Awololong, KOMPAK Indonesia: PPK Bisa Jadi Kambing Hitam Selamatkan Aktor Intelektual

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selalu dikambinghitamkan untuk menyelamatkan aktor Intelektual Tindak Pidana Korupsi.

ISTIMEWA
Gabriel Goa 

Terkait Kasus Awololong, KOMPAK Indonesia: PPK Bisa Jadi Kambing Hitam Selamatkan Aktor Intelektual

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Ketua KOMPAK INDONESIA, Gabriel Goa berpendapat bahwa dalam temuan dan investigasi KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selalu dikambinghitamkan untuk menyelamatkan aktor Intelektual Tindak Pidana Korupsi. 

Terpanggil untuk membantu para PPK dan Pengusaha yang dijadikan kambing hitam dalam penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi, KOMPAK INDONESIA bekerja sama dengan Lembaga Hukum dan HAM PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), KPK RI dan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) :

Pertama, mendukung total keberanian para Kepala Desa, PPK dan Pengusaha (Pelaksana Proyek) yang meminta perlindungan ke LPSK menjadi Justice Collaborator.

Kedua, mendesak Kapolda dan Kejati NTT dalam penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi di NTT mengungkap aktor Intelektual yang menikmati hasil korupsi.

Baca juga: 13 Tuntutan Aliansi Rakyat Bersatu Lembata, dari Awololong Sampai Gedung Mangkrak

Ketiga, mendesak KPK RI proaktif melakukan supervisi bahkan mengambilalih penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi Bawang Merah Malaka dan Proyek Awololong Lembata.

Keempat; mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi, Lembaga Agama, Ormas Cipayung, Mahasiswa, Pusat Anti Korupsi Undana dan Pers di NTT untuk mengawal ketat penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi di NTT.

"Hak Saksi dan Korban untuk meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban(LPSK), terutama Tindak Pidana Korupsi untuk menjadi Justice Collaborator wajib dilakukan karena kejahatan korupsi adalah pelanggaran HAM berat," ungkap Gabriel kepada Pos Kupang, Rabu 9 Juni 2021.
(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved