Sidak di Empat Organisasi Perangkat Daerah, Bupati Malaka Berikan Peneguhan
kondisi kantor dan memberi motivasi kepada ASN dan beberapa tenaga kontrak daerah lainnya untuk tetap semangat dalam bekerja
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Sidak di Empat Organisasi Perangkat Daerah, Bupati Malaka Berikan Peneguhan
POS-KUPANG.COM I BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di empat kantor oraganisasi perangkat daerah (OPD).
OPD yang jadi sasaran sidak yakni, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Pantauan Pos-Kupang, Selasa 8 Juni 2021 Bupati Simon tiba di Kantor BPKAD sekitar pukul 15.30 Wita diterima langsung Kepala BPKAD, Aloysius Payong bersama beberapa staf lainnya yang sedang sibuk bekerja.
Disela-sela sidak, Bupati mengecek kondisi kantor dan memberi motivasi kepada ASN dan beberapa tenaga kontrak daerah lainnya untuk tetap semangat dalam bekerja.
Baca juga: Kepala Desa di Malaka Endapkan Dana Desa Rp 8 Miliar
Kepada wartawan, Simon Nahak menyampaikan bahwa alasan mengapa dirinya ngotot untuk membangun kantor karena disetiap instansi atau OPD memiliki peran yang sangat vital.
Terutama terkait dokumen yang ada di kantor. Apalagi kepegawaian dan keuangan karena kalau dokumen mereka tidak tersimpan atau tersimpan rapi tapi kemudian rusak resikonya kan berat.
"Di Kepegawaian itu menyangkut sumber daya manusia (SDM), personalia untuk mengangkat orang naik pangkat dan lain-lain semua nasib ada di sana," tuturnya.
Selanjutnya dikatakan Simon, alasan kenapa sidak di aset karena kalau salah satu dokumen saja rusak maka tanggungjawabnya sangat berat apalagi sampai hilang.Oleh karena itu,dua OPD ini perannya sangat penting.
Demikian juga di Inspektorat,dirinya ingin melihat dan mengikuti sampai dimana perkembangan pemeriksaan atau audit pengelolaan dana desa itu.
Baca juga: Wabup Malaka Tepis Tebang Pilih 12 Kades Embat Dana Desa Jaksa Kasih Deadline 60 Hari
"Kemarin kita tindaklanjuti apa yang sudah diaudit 2014-2020 tapi juga ada hampir 10 OPD yang sudah dilakukan audit," katanya.
Kemudian di Dinas Kesehatan ini juga menyangkut sumber daya manusia tidak hanya peningkatan status kepegawaian tapi kesehatan.
"Saya mesti cek bagaimana stok obatnya, bagaimana daftar obat-obatnya yang bisa dilihat akan didistribusikan ke masing-masing puskesmas.Nah, ini kan harus kita perhatikan secara penuh," tandasnya.
Menurutnya, dari hasil sidak nampaknya perkantoran sama sekali tidak laik.Oleh karena itu harus segera membangun kantor yang laik sehingga pegawai bekerja dengan aman dan nyaman.
"Tadi di ruangan keuangan saya cek katanya kalau hujan mereka harus siap-siap ember atau payung karena atapnya bocor.Nah, ini menjadi perhatian khusus saya.Tentu hal ini saya akan secara terus menerus sehingga punya bahan dan data menghadapi menteri-menteri terkait,"terang Simon.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dr-simon-nahak-sh-mh-anak-petani-tembakau-yang-sukses.jpg)