Jumat, 10 April 2026

Sidak di Empat Organisasi Perangkat Daerah, Bupati Malaka Berikan Peneguhan

kondisi kantor dan memberi motivasi kepada ASN  dan beberapa tenaga kontrak daerah lainnya untuk tetap semangat dalam bekerja

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA
Simon Nahak 

Sidak di Empat Organisasi Perangkat Daerah, Bupati Malaka Berikan Peneguhan

POS-KUPANG.COM I BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH  melakukan inspeksi mendadak (Sidak)  di empat kantor oraganisasi perangkat daerah (OPD).

OPD yang jadi sasaran sidak yakni,  Inspektorat, Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Pantauan Pos-Kupang, Selasa 8 Juni 2021 Bupati Simon  tiba di Kantor BPKAD sekitar pukul 15.30 Wita diterima langsung Kepala BPKAD, Aloysius Payong bersama beberapa staf lainnya yang sedang sibuk bekerja.

Disela-sela sidak,  Bupati mengecek kondisi kantor dan memberi motivasi kepada ASN  dan beberapa tenaga kontrak daerah lainnya untuk tetap semangat dalam bekerja.

Baca juga: Kepala Desa di Malaka Endapkan Dana Desa Rp 8 Miliar

Kepada wartawan, Simon Nahak menyampaikan  bahwa alasan mengapa dirinya ngotot untuk membangun kantor karena disetiap instansi atau OPD memiliki peran yang sangat vital.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH saat menyematkan lencana tanda mulai dilaksanakannya Operasi Ketupat  Ranaka 2021 di Malaka, Rabu (5/5/2021).
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH saat menyematkan lencana tanda mulai dilaksanakannya Operasi Ketupat Ranaka 2021 di Malaka, Rabu 5 Mei 2021. (POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG)

Terutama terkait dokumen yang ada di kantor. Apalagi kepegawaian dan keuangan karena kalau dokumen mereka tidak tersimpan atau tersimpan  rapi tapi kemudian rusak resikonya kan berat.

"Di Kepegawaian itu menyangkut sumber daya manusia (SDM), personalia untuk  mengangkat orang  naik pangkat dan lain-lain semua nasib ada di sana," tuturnya.

Selanjutnya dikatakan Simon, alasan  kenapa sidak di aset karena  kalau salah satu dokumen saja rusak maka tanggungjawabnya sangat berat apalagi sampai hilang.Oleh karena itu,dua OPD ini perannya sangat penting.

  Demikian juga di Inspektorat,dirinya ingin melihat dan mengikuti sampai dimana  perkembangan  pemeriksaan atau audit pengelolaan dana desa itu.

Baca juga: Wabup Malaka Tepis Tebang Pilih 12 Kades Embat Dana Desa Jaksa Kasih Deadline 60 Hari

  "Kemarin kita  tindaklanjuti apa yang sudah diaudit 2014-2020 tapi juga ada hampir  10 OPD yang sudah dilakukan audit," katanya.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH saat mengikuti gladi bersih dalam rangka Hardiknas di lapangan Betun, Sabtu 1 Mei 2021 petang.
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH saat mengikuti gladi bersih dalam rangka Hardiknas di lapangan Betun, Sabtu 1 Mei 2021 petang. (POS KUPANG.COM/EDY HAYONG)

  Kemudian di Dinas Kesehatan ini juga menyangkut sumber daya manusia tidak hanya peningkatan status kepegawaian tapi kesehatan.

  "Saya mesti cek bagaimana stok obatnya, bagaimana daftar obat-obatnya yang bisa  dilihat akan didistribusikan ke masing-masing puskesmas.Nah, ini kan harus kita perhatikan secara penuh," tandasnya.

Menurutnya, dari hasil sidak nampaknya perkantoran sama sekali tidak laik.Oleh karena itu  harus segera  membangun kantor yang laik  sehingga pegawai bekerja dengan aman dan nyaman.

"Tadi di ruangan keuangan  saya cek katanya kalau hujan mereka harus siap-siap ember atau payung karena atapnya bocor.Nah, ini menjadi perhatian khusus saya.Tentu hal ini saya akan secara terus menerus sehingga punya bahan dan data menghadapi menteri-menteri terkait,"terang Simon.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved