Bupati Alor dan Mensos Risma, Gubernur Viktor Laiskodat: Mana Ada Seorang Ibu Marah Pada Saudara 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meyakini Menteri Sosial, Tri Rismaharini tidak menaruh amarah pada Bupati Alor Amon Jobo. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berbicara kepada wartawan di Kupang, Kamis, 3 Juni 2021.  

Amon rampak tidak peduli dan berjalan meninggalkan staf tersebut usai meluapkan kemarahannya. 

Kepada wartawan, Bupati Amon mengakui video yang beredar tersebut. 

Bupati Amon mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana siklon seroja di wilayah itu. 

Pemicu kemarahan itu, kata Bupati Amon adalah laporan Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada Presiden Jokowi saat pertemuan virtual penanganan bencana di Provinsi NTT dan NTB dengan gubernur dan para bupati yang berlangsung pada 7 April 2021 lalu. 

Saat itu, kata Bupati Amon, Menteri Sosial Tri Rismaharini melaporkan kepada Presiden bahwa telah menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Alor melalui DPRD. 

"Tanggal 6-7, Presiden pimpin rapat virtual dengan gubernur dua provinsi dan bupati. Menteri Sosial laporkan kirim bantuan lewat DPRD Alor. Itu membuat ketersinggungan kami," kata dia. 

Karena itu, kata dia, saat dua staf Kementerian Sosial datang untuk melaporkan soal bantuan tersebut, ia tersulut emosi dan langsung marah. Ia mengatakan, harusnya bantuan itu diberikan melalui DPRD saja. 

"Mereka datang yang 2 orang, bilang ada datang bawa bantuan untuk yang mati 15 juta. Itu yang saya marah. Lu kasih di DPRD yang bagi. Kenapa kasih di kami," ujar dia. 

Kemarahan tersebut menurut dia beralasan karena  ia menilai Kementerian melangkahi pemerintah kabupaten Alor dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana. 

"Marah itu karena mereka langkahi pemerintah daerah. Apalagi hanya karena kepentingan politik," tambah Bupati Amon. 

Namun demikian, terkait kejadian itu, diakuinya telah terjadi dua bulan silam. Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang menyebarkan video itu hingga viral. (hh) 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berbicara kepada wartawan di Kupang, Kamis, 3 Juni 2021. 
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berbicara kepada wartawan di Kupang, Kamis, 3 Juni 2021.  (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved