Nelayang Tablolong Hilang
BREAKING NEWS : Pulang Melaut, Seorang Nelayan Desa Tablolong Jatuh dari Perahu dan Menghilang
Pulang Melaut, Seorang Nelayan Desa Tablolong Jatuh dari Perahu dan Menghilang Wisyan Renaldi Markus (19) Nelayan beralamat RT 06 RW 03 Dusun III Des
Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
Pulang Melaut, Seorang Nelayan Desa Tablolong Jatuh dari Perahu dan Menghilang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Wisyan Renaldi Markus (19) Nelayan beralamat RT 06 RW 03 Dusun III Desa Tablolong Kec. Kupang Barat Kab. Kupang, NTT ini saat pulang melaut jatuh dari perahu hingga menghilang.
Korban bersama kedua nelayan lain saat pulang melaut menggunakan perahu bermotor langsung terjatuh kedalam laut dan langsung menghilang.
Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung melalui Paur Humas, AIPDA Randy Hidayat menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Senin 31 Mei 2021.
Randy menjelaskan, kejadian tenggelamnya pemuda asal Desa Tablolong ini berdasarkan keterangan dari saksi Jeferson Markus (54) yang adalah ayah korban bahwa sekitar pukul 04.00 Wita saat pulang melaut saksi bersama korban dan seorang saksi lainnya menggunakan kapal motor hendak pulang, namun korban yang waktu itu duduk dibagian pinggir perahu dan terjatuh hingga tak terselamatkan.
Randy menyampaikan bahwa saat pulang dari melaut bersama ke saksi menggunakan perahu motor dan korban duduk di bagian depan perahu dibagian pinggir dan kemungkinan saat dalam perjalana pulang korban mengalami penyakit epilepsi dan langsung terjatuh kedalam laut hingga tidak berdaya dan langsung tenggelam ke dasar air laut dan tidak diselamatkan.
Randy menceriterakan informasi yang diterima terkait kronologi Korban, bersama kedua saksi Jeferson Markus dan Robi Patiplohi saat pergi melaut untuk memancing ikan menggunakan perahu motor milik seorang saksi dan karena air laut sudah surut sehingga korban bersama kedua saksi langsung pulang.
Saat pulang korban duduk di bagian depan perahu motor yang dikemudi oleh seorang saksi. Namun dalam perjalanan pulang tepatnya di TKP korban langsung terjatuh kedalam laut, melihat kejadian tersebut saksi atau bapak korban langsung melepas kemudi perahu motor lalu melompat untuk menyelamatkan korban dan saat melompat di atas permukaan air laut korban sudah hilang dan tenggelam.
Atas tenggelamnya korban, kedua saksi langsung melakukan pencarian dengan cara menyelam, namut tidak menemukan korban. Dari kejadian tersebut seorang saksi langsung menyampaikan ke pihak keluarga yang berada di Desa Tablolong untuk membantu melakukan pencarian menggunakan perahu motor.
Selaku aparat pemerintah setempat, Kepala Desa Tablolong, Set Nggadas yang mendapat informasi tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kupang Barat, Pol. Airud dan Basarnas guna melakukan pencarian.
Dia menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada Minggu 30 Mei 2021 sekitar pukul 04.00 wita di perairan Pantai Panaf Desa Lifuleo Kec. Kupang Barat Kab. Kupang.
Baca juga: Hati-Hati dan Waspada, Tinggi Gelombang Laut di Selat Sumba Bagian Barat dan Laut Sawu Capai 4 M
Baca juga: Komisaris Maung Umuh Muchtar Ingin Persib Bandung Menjuarai Liga 1 2021, Bukan Meramaikan Kompetisi
Guna mempercepat proses pencarian ada personel gabungan yang diturunkan yakni,
Polsek Kupang Barat 8 personil, Satpol PP Kecamatan Kubar 3 personil, Ditpolairud Polda NTT 15 personil, Basarnas Prov. NTT 10 personil serta pihak masyarakat sesama Nelayan sebanyak 20 orang.
Selain itu, armada yang dilibatkan sejumlah Satu buah Kapal Polairud Polda NTT, dua buah perahu karet dari Basarnas, lima perahu Kayu dari masyarakat atau Nelayan.
Dia menambahkan upaya pencarian yang dilakukan oleh pihak Pol. Airud Polda NTT, Basarnas maupun keluarga menggunakan kapal dan perahu motor serta menggunakan peralatan selam hingga saat ini masih melakukan Pencarian dan belum berhasil menemukan Korban.
